Yuk Cek DPT Online 2024 Buat Tahu Lokasi TPS Kamu, Begini Caranya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Empat hari lagi alias tanggal 14 Februari 2024 masyarakat Indonesia bakal memilih pemimpin mereka melalui Pemilu 2024.

Meski saat ini pemilihan presiden dan wakil presiden periode 2024-2029 paling menarik di kalangan masyarakat, pada 14 Februari nanti, masyarakat tidak hanya memilih presiden dan wakilnya.

Masyarakat Indonesia nan mempunyai kewenangan pilih juga bakal memilih wakil mereka di tingkat DPD, DPRD kota/kabupaten, dan DPR RI.

Namun sebelum memilih, Anda perlu memastikan nama Anda terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) nan sudah dirilis secara online oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun DPT Online dapat dicek sejak beberapa waktu lalu. Layanan online ini ada untuk memudahkan masyarakat Indonesia memastikan dirinya terdaftar dan menggunakan kewenangan pilihnya di Pemilu 2024.

Lewat DPT online ini pula, masyarakat bisa ketahui di mana letak mereka bisa mencoblos wakil-wakil rakyat pilihannya.

Bagaimana cara cek DPT online 2024? Caranya Anda bisa cek di laman https://cekdptonline.kpu.go.id/.

Tanggapan Hasil Survei Pemilu 2024

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Langkah-Langkah Cek DPT Online 2024 di HP

Begini langkah cek DPT online 2024, nan bisa dilakukan via smartphone, laptop, alias tablet.

  • Menggunakan browser di smartphone, buka laman https://cekdptonline.kpu.go.id/
  • Akan ditampilkan laman Pencarian Data Pemilih Pemilu 2024 dengan kotak untuk menuliskan nomor induk kependudukan (NIK) alias nomor paspor bagi pemilih luar negeri.
  • Pada kotak nan tersedia, pengguna bisa memasukkan NIK nan ada KTP. Sementara bagi pemilih di luar negeri, mereka bisa memasukkan nomor paspor untuk mengetahui letak TPS.
  • Setelah memasukkan nomor KTP/ nomor paspor, klik Pencarian nan ada di bawah kotak tersebut.
  • Pastikan untuk mengetikkan NIK alias nomor paspor, bukan menyalin dan menempel (copas) di kotak nan disediakan.
  • Selanjutnya, jika NIK alias nomor paspor sudah benar, bakal ditampilkan letak TPS tempat Anda bisa memberikan bunyi saat Pemilu 2024.

Lembar terebut juga dilengkapi dengan alamat TPS, nomor TPS, hingga peta letak TPS.

Bukan Hanya Indonesia, Negara Lain Juga Gelar Pemilu di 2024

Sementara itu, secara global, lebih banyak pemilih dibandingkan sebelumnya dalam sejarah nan bakal datang ke tempat pemungutan bunyi (TPS) lantaran setidaknya 65 negara (ditambah Uni Eropa) —mewakili campuran populasi sekitar 49 persen masyarakat dunia— termasuk Indonesia, direncanakan untuk menyelenggarakan pemilu nasional.

Hasil pemilu nasional tersebut bagi banyak orang bakal terbukti berakibat pada tahun-tahun mendatang.

Di Taiwan, misalnya, siapa nan menjadi presiden berikutnya bakal secara esensial membentuk pendekatan Beijing terhadap pulau berpemerintahan sendiri nan telah berulang kali diancam bakal diinvasi oleh Taiwan.

Tentu saja, sekadar menyelenggarakan pemilu tidak berfaedah prosesnya bebas alias adil. Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina memenangkan masa kedudukan keempat berturut-turut pada Januari 2024, meskipun pemilu tersebut diboikot oleh partai oposisi utama di negara itu sebagai protes atas tindakan keras nan telah dilakukan selama berbulan-bulan terhadap perbedaan pendapat politik.

Pemilu di Rusia hingga Ukraina

Hal serupa terjadi di Pakistan, politisi paling terkenal di negara itu, mantan Perdana Menteri Imran Khan, dipenjarakan, sementara partainya ditindas dan para pendukungnya ditangkap menjelang pemilu bulan Februari.

Selain itu, Vladimir Putin mungkin sedang memulai kampanye pemilu 2024 yang pasti bakal dimenangkan olehnya.

Hasil pemilu presiden (pilpres) bulan Maret nanti, jika rincian bunyi nan sebenarnya diungkapkan, dapat dipandang sebagai parameter potensial dari support orang kuat tersebut --dan apakah masyarakat Rusia terus mendukung perang tanpa akhir.

Sementara itu, di Ukraina, tetap belum jelas apakah pilpres 2024 ini akan tetap dilaksanakan ketika negara nan terkepung itu sedang berada di bawah darurat militer, meskipun pemimpin petahana Volodomyr Zelenskyy mengatakan dia bermaksud untuk mencalonkan diri lagi dan ranking suaranya tetap tinggi.

Di tempat lain, suksesi politik krusial juga sedang terjadi. Dengan prospek ekonomi nan suram membayangi Partai Konservatif nan berkuasa di Inggris, nan telah berkuasa selama nyaris 14 tahun, jajak pendapat menunjukkan bahwa oposisi Partai Buruh kemungkinan bakal menang dalam pemilihan umum Inggris berikutnya, nan menentang Perdana Menteri Rishi Sunak untuk berakhir pada tahun 2024.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Teknologi LP6
Teknologi LP6