Untuk Pengguna Uni Eropa, Bing, Microsoft Edge dan Iklan Bisa Dihapus di Windows 11

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Beberapa hari lampau Microsoft mengumumkan perubahan nan bakal mereka hadirkan di system operasi Windows untuk mematuhi Undang Undang Pasar Digital Uni Eropa alias European Union’s Digital Market Act.

Nah mengenai perihal tersebut ada satu perihal nan menarik nih, dimana menurut Microsoft, pengguna Windows 11 di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) bakal mempunyai keahlian untuk menonaktifkan Bing Search bawaan, menonaktifkan news feed Microsoft dan apalagi iklan di Widget Panel.

Selain itu pengguna juga bisa menghapus Microsoft Edge, dan menambahkan mesin pencari pihak ketiga termasuk Google.

Perubahan ini merupakan bagian dari reformasi nan dilakukan Microsoft pada sistem operasinya untuk mematuhi Undang-Undang Pasar Digital Uni Eropa nan mulai bertindak pada tahun 2024 nanti, dimana berasas patokan baru tersebut, Microsoft bakal diwajibkan untuk mematuhi banyak peraturan, termasuk memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi, kemudian memungkinkan pengguna untuk menghapus aplikasi bawaan dan mengubah pengaturan default.

Nah seperti nan telah kita tahu, mulai pembaruan Windows 10 22H2 bulan Oktober 2023, Windows 11 22H2 moment 4 dan Windows 11 23H2, pengguna sudah bisa menghapus beberapa aplikasi bawaan termasuk Camera, Cortana, dan Microsoft Photos.

Namun dengan adanya pembaruan ini, nantinya unik untuk para pengguna di European Economic Area (EEA), mereka juga bisa menghapus Microsoft Edge sepenuhnya dari system Windows dan apalagi mengganti mesin pencari dari Microsoft Bing di system Windows itu sendiri.

Dengan kata lain, mesin pencari di system dapat diubah ke Google alias jasa lainnya, nan tentu ini menjadi perihal nan baik lantaran system tidak sepenuhnya didominasi oleh jasa Microsoft itu sendiri. (setidaknya di uni eropa).

Microsoft will allow EEA machines to remove the Bing results, so Google could provide its own search results here and effectively become the default if a user has uninstalled Bing. “If the user has more than one search provider installed, Windows Search will show the last one used when opened,” 

Dikutip dari The Verge

Meskipun begitu, tampaknya Microsoft telah mengubah pendekatannya dalam menerapkan perihal ini, dimana komponen sistem operasi bakal mulai menggunakan browser Edge untuk jenis link dan file termasuk jenis link browser standar industri (http, https).

Apps choose how to open content on Windows, and some Microsoft apps will choose to open web content in Microsoft Edge.

Selain itu, lantaran Microsoft memutuskan untuk membikin Bing Web Search sebagai aplikasi maka secara default bing tetap bakal membuka hasil pencarian di Microsoft Edge.

Perubahan Telah Diuji di Windows 11 Insider Release Preview

Microsoft mulai menguji perubahan baru ini pada Windows 11 Release Preview mulai beberapa hari lampau dengan rencana bakal memberlakukan perubahan nan sama di Windows 10 dalam beberapa hari kedepan.

Kedua sistem operasi ini bakal diperbarui untuk mematuhi undang undang pasar digital paling lambat 6 Maret 2024 nanti.

Oh iya, Microsoft Edge nan sekarang tidak bisa dihapuspun tampaknya sudah mulai dihapus dari system dengan melakuakan sedikit tweak khusus, tutorial bakal WinPoin tulis kelak ya. Pastikan Stay Tune di Windows Portal Indonesia.

Via : The Verge, Microsoft

Written by

Gylang Satria

Pengguna Windows 11, Elementary OS, dan Iphone SE 2020. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan & jangan lupa beli kitab saya di Google Play Book

Post navigation

Previous Post

Sumber Teknologi WinPort
Teknologi WinPort