Top 3: Daftar Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Lebaran 2024 Sita Perhatian

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memetakan beberapa titik krusial dalam menyambut arus mudik Lebaran 2024, utamanya untuk tol Cipali, Pelabuhan Merak, dan Pelabuhan Ketapang.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui usai membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran tahun 2024, di Kantor Kemenhub, Rabu (3/4/2024).

"Kita mapping di tempat-tempat krusial dan mungkin kita tahu bahwa titik krusial itu di Cipali, lampau di Merak, lampau di Ketapang," kata Menhub Budi.

Dia menuturkan, pemetaan arus mudik Lebaran di tiga titik krusial tersebut menjadi penting. Hal itu guna menangani kemacetan parah pada saat puncak mudik.

Artikel Daftar Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Lebaran 2024: Tol Cipali hingga Pelabuhan Merak menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu tulisan terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel  terpopuler di kanal bisnis nan dirangkum pada Kamis (4/4/2024):

1.Daftar Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Lebaran 2024: Tol Cipali hingga Pelabuhan Merak

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memetakan beberapa titik krusial dalam menyambut arus mudik lebaran tahun 2024, utamanya untuk tol Cipali, Pelabuhan Merak, dan Pelabuhan Ketapang.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui usai membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran tahun 2024, di Kantor Kemenhub, Rabu (3/4/2024).

"Kita mapping di tempat-tempat krusial dan mungkin kita tahu bahwa titik krusial itu di Cipali, lampau di Merak, lampau di Ketapang," kata Menhub Budi.

Dia menuturkan, pemetaan arus mudik lebaran di tiga titik krusial tersebut menjadi penting. Hal itu guna menangani kemacetan parah pada saat puncak mudik.

Berita selengkapnya baca di sini

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2.Sederet Mega Skandal Korupsi di Indonesia, Teranyar Kasus Timah Seret Harvey Moeis dan Helena Lim

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menetapkan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi menjelaskan, peran Harvey Moeis sebagai tersangka ke-16 dalam perkara nan merugikan negara akibat kerusakan lingkungan nan ditimbulkan sebesar Rp 271,06 triliun.

Kerugian negara akibat kasus korupsi tata niaga timah ini dinilai menjadi kasus korupsi terbesar di Indonesia. Lantas apa saja kasus mega korupsi nan pernah terjadi di Indonesia?

1.Kasus Tata Niaga Komoditas Timah Rp 271 triliun

2.Kasus BLBI Rp 138,4 triliun

3.Kasus Penyerobotan Lahan Negara untuk Kelapa Sawit Rp 104,1 triliun

4.Kasus Pengolahan Ilegal Kilang Minyak Tuban Rp 35 triliun

5.Kasus Dana Pensiun PT Asabri Rp 22,78 triliun

Perjalanan Kasus Korupsi TimahKasus korupsi timah geger usai Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis (HM) sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Dia pun langsung digiring ke tahanan.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Menhub: Jangan Mudik Lebaran Naik Motor, Bahaya!

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mewanti-wanti masyarakat tidak mudik menggunakan sepeda motor. Lantaran, menggunakan sepeda motor rawan terjadi kecelakaan.

Bahkan, berasas info nan diperoleh Menhub, nomor kecelakaan lampau lintas terbesar disumbang oleh sepeda motor sebesar 70 persen. Oleh lantaran itu, Menhub Budi menyarankan lebih baik mudik menggunakan kendaraan umum.

"Seyogyanya lakukan mudik lebaran dengan pikulan massal. Mobil pribadi apalagi motor saya kira tidak digunakan, terutama motor lantaran kecelakaan banyak 70% kecelakaan lantaran motor," kata Menhub Budi saat ditemui usai membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran tahun 2024, di Kantor Kemenhub, Rabu (3/4/2024).

Berita selengkapnya baca di sini

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6