Tapera Adalah Tabungan Perumahan Rakyat: Kenali Manfaat, Peserta, Besaran Iuran hingga Cara Melihat Saldo

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini, program pembiayaan perumahan ialah Tapera nan diselenggarakan pemerintah tengah menjadi perbincangan. Tapera adalah singkatan dari Tabungan Perumahan Rakyat, merupakan program nan ditujukan untuk membantu masyarakat dalam menabung guna membeli rumah.

 Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan tetap ada waktu bagi semua pihak untuk memberikan masukan mengenai pemberlakuan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) hingga tahun 2027.

Hal itu disampaikan Moeldoko menyusul keputusan pemberlakuan iuran Tapera, dari sebelumnya tahun ini, menjadi paling lambat tahun 2027.

“Tapera ini diberlakukan paling lambat kelak tahun 2027. Sampai 2027 tetap ada waktu untuk saling memberi masukan, konsultatif dan sebagainya,” ujar Moeldoko di Gedung Krida Bhakti, Jakarta, Jumat (7/6/2024).

Moeldoko mengatakan peraturan mengenai iuran Tapera bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun bagi pekerja berdikari juga belum terbit, baik dari Menteri Keuangan maupun Menteri Ketenagakerjaan.

Melansir tapera dan pu.go.id, Senin (10/6/2024), program ini diatur berasas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat.

Tapera bermaksud untuk menghimpun dan menyediakan biaya murah jangka panjang nan berkepanjangan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah nan layak dan terjangkau bagi Peserta.

Tapera dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) nan bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan mengelola biaya dari peserta, serta menyediakan beragam jasa nan mendukung pembiayaan perumahan.

Disebutkan jika masyarakat nan wajib menjadi peserta Tapera adalah setiap pekerja dan pekerja berdikari nan berpenghasilan di atas bayaran minimum.

Khusus untuk pekerja berdikari nan mempunyai penghasilan di bawah bayaran minimum dapat menjadi peserta sukarela. Kemudian Peserta kudu berumur paling rendah 20 tahun alias sudah kawin saat mendaftar.

Sementara pengelolaan Tapera meliputi, pengerahan Dana Tapera nan dilakukan untuk mengumpulkan biaya dari peserta;pemupukan Dana Tapera nan dilakukan untuk meningkatkan nilai biaya Tapera; dan pemanfaatan Dana Tapera nan dilakukan untuk pembiayaan perumahan bagi peserta.

Buat nan mau tahu disimak manfaat Tapera hingga gimana memandang saldo tapera.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Manfaat Tapera

Tapera memberikan beberapa faedah signifikan bagi pesertanya. Pertama, program ini membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah dengan memberikan support pembiayaan perumahan.

Dana nan dikumpulkan dari peserta digunakan untuk menyediakan akomodasi angsuran perumahan nan lebih terjangkau dan terstruktur.

Adapun masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) alias nan mempunyai penghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan mendapat banyak benefit dari program Tapera.

  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Peserta Pekerja dapat mengusulkan pembiayaan untuk pembelian rumah, unik rumah pertama. Syaratnya telah menjadi Peserta Tapera minimal 1 tahun dan mengikuti prosedur nan berlaku.

  • Kredit Bangun Rumah (KBR)

Peserta Pekerja dapat mengusulkan pembiayaan untuk pembangunan rumah pertama baru.Syaratnya telah menjadi Peserta Tapera minimal 1 tahun dan mengikuti prosedur nan berlaku.

  • Kredit Renovasi Rumah (KRR)

Peserta Pekerja dapat mengusulkan pembiayaan untuk perbaikan rumah (renovasi).Syaratnya telah menjadi Peserta Tapera minimal 1 tahun dan mengikuti prosedur nan berlaku.

  • Manfaat Tapera bagi pekerja Non MPR

Pengembalian Tabungan dan Imbal Hasil dapat diambil andaikan telah berakhir menjadi Peserta Pekerja pensiun alias Pekerja Mandiri nan telah mencapai usia 58 tahun.

Bagaimana Cara Cek Saldo Tapera

Adapun peserta bisa memandang status pendaftaran tapera dan saldo. Berikut langkah-langkah alias langkah cek status pendaftaran Tapera:

  1. Buka laman https://sitara.tapera.go.id/check
  2. Isi NIK anda
  3. Klik menu “Cek Kepesertaan”
  4. Status kepesertaan Anda bakal ditampilkan di layar
  5. Apabila tidak terdaftar, maka bakal muncul notifikasi “Anda belum terdaftar sebagai Peserta Tapera, silahkan hubungi bagian kepegawaian Anda”.

Berikut Cara Melihat Saldo Tapera:

  1. Kunjungi laman https://sitara.tapera.go.id/peserta/login
  2. Silahkan mendaftar akun dengan Alamat email dan nomor KTP
  3. Isi kode OTP nan Anda diterima, kemudian klik menu Informasi
  4. Kemudian, sistem nantinya menampilkan saldo terbaru berasas info nan sudah dimasukkan.

Dana Tapera Bisa Dicairkan

Dana Tapera bisa dicairkan jika kepesertaan sudah berakhir. Pencairan biaya Tapera ini diatur dalam UU Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat, nan dirinci kembali pada PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera

Dana Tapera bisa dicairkan jika memenuhi syarat. Dikutip dari laman resmi BP Tapera, berikut syarat pencairan Tapera:

  • Kepesertaan peserta berakhir
  • Telah mencapai usia 58 tahun bagi Pekerja Mandiri
  • Peserta meninggal dunia
  • Peserta tidak memenuhi kriteria sebagai Peserta selama lima tahun berturut-turut

Siapa Peserta Tapera?

Adapun nan menjadi peserta Tapera adalah pekerja. Pekerja adalah setiap orang nan bekerja dengan menerima bayaran alias hadiah dalam corak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Siapa saja nan dimaksud pekerja?

  1. Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  2. Pegawai Aparatur Sipil Negara (PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK))
  3. Prajurit Tentara Nasional Indonesia
  4. Prajurit siswa Tentara Nasional Indonesia
  5. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
  6. Pejabat negara
  7. Pekerja/buruh badan upaya milik negara/daerah
  8. Pekerja/buruh badan upaya milik desa
  9. Pekerja/buruh badan upaya milik swasta; dan
  10. Pekerja nan tidak termasuk pekerja sebagaimana dimaksud pada huruf a sampai dengan huruf i nan menerima penghasilan alias upah, antara lain pegawai BP Tapera, pegawai Bank Indonesia, pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan penduduk negara asing (WNA) nan bekerja di Indonesia paling singkat dalam waktu 6 bulan.

Besaran Iuran Tapera

Besaran iuran Tapera terbagi dua, ialah : peserta pekerja dan peserta mandiri, dengan ketentuan:

  • Peserta pekerja: 2,5% simpanan dibayar pekerja dan 0,5% pemberi kerja

Dengan besaran simpanannya ditetapkan berdasar kangaji/upah nan dilaporkan setiap bulan.

  • Pekerja mandiri: 3% simpanan ditanggung dan disetorkan sendiri oleh pekerja

Besaran simpanannya ditetapkan berasas besar penghasilan rata-rata per bulan dalam satu tahun takwim sebelumnya dengan pemisah tertentu.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6