Singapura Diramal jadi Pusat Perdagangan Emas Dunia, Ini Alasannya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Singapura diperkirakan bakal menjadi pusat emas dunia, seiring dengan pergeseran perdagangan ke timur. 

Melansir CNBC International, Selasa (11/6/2024) kepala bank sentral Asia-Pasifik dan global, Shaokai Fan mengatakan bahwa salah satu argumen utama Singapura menjadi pusat emas adalah konsumsi emas di negara-negara berkembang utama nan meningkat, dan sebagian besar pasar ini terkonsentrasi di Asia.

Kedekatan Singapura dengan bank-bank sentral nan secara aktif membeli emas menjadi faktor.

Faktor lain nan berkontribusi terhadap peran krusial Singapura di masa depan pasar emas batangan, adalah komitmen negara itu terhadap stabilitas politik dan penghapusan pajak penjualan atas investasi emas.

"Pusat gravitasi pasar emas telah bergeser ke timur, dan Singapura secara kebetulan ditempatkan sebagai titik tumpu potensial dari keseimbangan baru ini"” kata Fan pada Konferensi Logam Mulia Asia Pasifik nan diselenggarakan di Singapura.

Selain itu, Singapura juga dekat dengan sekitar 25% pusat pasokan pertambangan emas bumi seperti Tiongkok, Australia, Indonesia, Filipina, Papua Nugini, dan Laos.

Shaokai Fan pun menyoroti kekhawatiran bakal sulitnya mendapat persediaan emas resmi bagi bankir sentral di beragam negara, terutama dengan latar belakang suasana geopolitik nan bergejolak.

Maka dari itu, menurutnya, Singapura bisa menjadi pengganti nan betul-betul layak selain London dan New York sebagai pusat penyimpanan emas bank sentral. "Singapura siap untuk memimpin pasar emas di masa depan," ujar Shaokai Fan.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6