Selain Pembatalan Tiket, Pelni Siapkan 2 Kapal bagi Penumpang Usai KM Umsini Terbakar

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - PT Pelni memberikan pilihan kepada 1.677 penumpang KM Umsini berupa pembatalan tiket bagi nan mau membatalkan tiketnya dengan pengembalian duit penuh alias 100 persen.

Selain itu, Pelni juga menyiapkan dua kapal Pelni lainnya bagi penumpang nan mau melanjutkan perjalanan. Kepala Cabang PT Pelni Makassar Andi Besse Jalante menuturkan, pihaknya memohon maaf atas kejadian kebakaran nan dialami Kapal Motor (KM) Umsini.

"Pertama-tama kami mau memohon maaf atas musibah itu, kami tidak menginginkan perihal ini terjadi," tutur dia, seperti dikutip dari Antara, Minggu (9/6/2024).

Andi Besse menuturkan, setelah kejadian kebakaran kapal itu, ada sebagian penumpang nan tetap mau melanjutkan perjalanan ke kota tujuan ialah Surabaya, Jakarta dan Kijang.

Bagi penumpang nan tetap bakal melanjutkan perjalanan, pihak PT Pelni menyiapkan dua kapal Pelni lainnya nan bakal digunakan bagi para penumpang. Sementara bagi penumpang nan tetap merasa trauma diberikan pilihan untuk membatalkan tiketnya dan dikembalikan duit tiket tersebut utuh 100 persen.

"Untuk penanganan penumpang sendiri ada nan mau lanjutan dan ada nan tidak mau melanjutkan perjalanannya. Semuanya bakal diakomodir dengan memberikan pembatalan tiket 100 persen," ujar dia seperti dikutip dari Antara, Minggu (9/6/2024).

Andi Besse menyatakan, PT Pelni bakal mengatur kembali agenda pemberangkatan penumpang terdampak pada Selasa, 11 Juni 2024. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pelindo.

"Kami bekerja sama dengan Pelindo menyediakan tempat di dalam Pelindo itu dengan tempat ada kasurnya dan kami juga bakal menyediakan makanan dan minuman, baik anak-anak maupun orang dewasa," ujar Andi Besse.

Andi Besse menambahkan, kebutuhan penumpang nan terdampak juga diakomodasi. Penumpang bakal diberi tempat menginap di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar sampai menunggu kapal pengganti tiba.

"Jadi kami tetap menjamin dan memantau terus penumpang nan bakal melanjutkan perjalanan sampai mereka berangkat," tutur dia.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tak Ada Korban Jiwa

Sebelumnya, Kapal Motor (KM) Umsini milik PT PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terbakar saat sandar di Pelabuhan Makassar pada Minggu, 9 Juni 2024.

PT Pelni pun memastikan tidak ada korban jiwa atas kejadian kebakaran nan dialami oleh KM Umsini saat sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu sekitar pukul 05.00 WITA. "Saat ini api sudah sukses dipadamkan dan tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Evan Eryanto seperti dikutip dari Antara, Minggu (9/6/2024).

Pelni menyebutkan, kejadian kebakaran dialami oleh KM Umsini saat sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Minggu, 9 Juni 2024. Saat ini, pemadaman api sudah sukses dilakukan dan tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu.

Evan menuturkan, sumber api pertama kali diketahui pukul 04.20 WITA nan diduga berasal dari percikan api di motor bantu nan berada di bilik mesin. "Api sudah sukses dipadamkan pada pukul 09.03 WITA,” kata Evan.

Evan menuturkan, anak buah kapal (ABK) KM Umsini dengan sigap berupaya melakukan pemadaman menggunakan perangkat pemadam CO2 nan tersedia di atas kapal.

Bakal Dilakukan Pemeriksaan

"Dan saat nan berbarengan menurunkan penumpang ke dermaga. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait," ujar Evan.

Saat kejadian, lanjut Evan, di atas kapal terdapat 1.677 orang dengan tujuan Makassar, Surabaya, Kijang, dan Jakarta. Evan menambahkan, penumpang lanjutan bakal diangkut menggunakan kapal Pelni lainnya nan bakal melalui Makassar.

"Untuk penumpang tujuan Surabaya dan Kijang bakal diangkut menggunakan KM Labobar pada Selasa, 11 Juni 2024, sementara penumpang lanjutan ke Jakarta bakal dibawa KM Dorolonda di hari nan sama, seluruhnya berangkat dari Makassar," tambah Evan.

Evan mengatakan, akibat dan penyebab kebakaran terhadap kapal itu bakal segera dilakukan pemeriksaan setelah proses pendinginan selesai. Evan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak nan membantu proses penanganan kebakaran, termasuk pihak pemadam kebakaran Kota Makassar nan sudah menyiagakan delapan unit mobil pemadam di dermaga saat kejadian terjadi.

"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan nan dirasakan penumpang atas kejadian ini. Kami juga mengimbau kepada seluruh calon pengguna untuk dapat menyesuaikan perjalanannya,” ucap Evan.

KM Umsini Terbakar Saat Sandar di Makassar, Penumpang Panik Berhamburan

Sebelumnya, Kapal Motor Umsini milik PT Pelni terbakar saat sandar di Pelabuhan Makassar pada Minggu (9/6/2024) sekitar pukul 05.00 WITA. Akibat kejadian itu, para penumpang pun panik dan berlarian turun dari kapan. 

Salah satu penumpang KM Umsini, Edi mengatakan kapal berangkat dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan rute, Larantuka-Maumere, Bau-bau, Makassar, dan Surabaya. Edi mengaku memandang kepulan asap hitam saat kebakaran itu terjadi. 

"Kapal dari Kupang mau ke Surabaya. Kejadiannya perkiraan jam lima pagi dan posisi sudah sandar," ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Makassar, Minggu, 9 Juni 2024.

Warga Kenjeran, Kota Surabaya ini mengaku berterima kasih kebakaran terjadi saat kapal sudah sandar di Pelabuhan Makassar. Ia mengaku saat kejadian tetap tertidur. 

"Kejadian kebakaran itu saya tetap tidur. Tiba-tiba ada bunyi ledakan sepertinya di turbin mesin," sebutnya. 

Edi mengaku terbangun setelah petugas pengamanan membangunkan dirinya saat kapal mengalami kebakaran. Menurut Edi, sejumlah penumpang sempat panik saat kebakaran terjadi. 

"Tiba-tiba lampu meninggal semua dan suasana gelap. Waktu itu belum panik, dan saya di sampaikan Pak Satpam ada kebakaran," tuturnya. 

Edi mengaku saat ini kondisinya kondusif dan baik-baik saja. Ia mengaku tetap menunggu info lanjutan soal keberangkatan ke Surabaya. 

"Alhamdulillah sehat. Puji Tuhan saya saya baik-baik saja," ucapnya. 

Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab KM Umsini terbakar. Dari pantauan Liputan6.com, pihak Pemadam Kebakaran baik mobil maupun kapal damkar tetap berupaya memadamkan api. 

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6