Samsung Akan Tingkatkan Kemampuan Bixby dengan Generatif AI untuk Bersaing dengan Siri!

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Bixby, asisten virtual milik Samsung disebut-sebut bakal mendapatkan peningkatan luar biasa dengan teknologi generatif AI.

Adapun peningkatan keahlian Bixby ini kabarnya untuk bersaing dengan asisten virtual milik Apple, ialah Siri.

Mengutip GSM Arena, Selasa (2/4/2024), para petinggi di Samsung rumornya sedang "bekerja keras" untuk mewujudkan perihal itu.

Sayangnya, belum ada tanggal pasti kapan Bixby bakal datang dengan keahlian generatif AI ini.

Informasi, Bixby telah menjadi bagian erat dari lini smartphone Samsung sejak tujuh tahun lalu.

Diketahui, asisten virtual ini pertama kali dirilis berbarengan dengan peluncuran HP Samsung Galaxy S8.

Saat debut, Bixby datang dengan sejumlah fitur inovatif dengan memperkenalkan live translation dan rekomendasi restoran alias tempat makan.

Sayangnya, kemampuan Bixby terbatas sudah susah untuk bersaing dan tidak mempunyai keahlian ChatGPT OpenAI alias Google Gemini.

Bila Bixby hanya mempunyai keahlian terbatas, ChatGPT dan Gemini dapat dipakai untuk menghasilkan teks alias gambar saat menanggapi pertanyaan (prompt) pengguna.

Pada Galaxy Unpacked 2024, Samsung sempat mengungkap rencana untuk meningkatkan Bixby dengan keahlian AI.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Samsung Ogah Bikin Layar OLED untuk iPhone SE 4

 Apple)

iPhone SE 4 menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Kabar terbaru menyebut Samsung menolak tawaran Apple membuat panel OLED untuk smartphone mereka mendatang.

Permintaan nilai nan terlalu tinggi jadi penyebab batalnya kesepakatan. Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (30/3/2024), Samsung Display menawarkan Apple untuk memasok panel OLED untuk iPhone SE dengan nilai USD 30 untuk setiap layar.

Namun, nilai tersebut dirasa terlalu tinggi, sehingga Apple dikabarkan tak sepakat denga tawaran tersebut.

Samsung Display akhirnya mundur dari kesepakatan itu. Apple sekarang tengah mencari solusi alternatif.

Menurut berita nan beredar, perusahaan sekarang mencari opsi nan lebih terjangkau dengan anggaran USD 25 per panelnya.

Perusahaan panel asal China, BOE, sekarang menjadi mitra Apple untuk membikin layar untuk iPhone SE 4 2025.

Ukuran Layar iPhone SE 4

 Apple

Apple saat ini berfokus untuk menghemat biaya produksi untuk iPhone SE 4, mengingat panel smartphone merupakan salah satu komponen dengan biaya tertinggi.

Diperkirakan dengan adanya hambatan ini, perilisan iPhone SE ini berpotensi berakibat pada agenda produksi alias nilai retail dari ponsel itu.

Sebagai informasi, iPhone terjangkau ini bakal menggunakan panel berukuran 6.1 inch berteknologi LTPO OLED dengan refresh rate 60Hz.

Smartphone ini bakal menerapkan teknologi Face ID untuk sistem keamanan. Tak lupa, iPhone SE 4 akan mempunyai kamera beresolusi 48MP, dan prosesor nan lebih kencang.

Apple menargetkan 15 juta unit untuk produksi awal iPhone SE 4 nan bakal rilis di 2025 mendatang.

Apple mau Gunakan Gemini AI untuk iPhone

 Chatbot AI Canggih Pengganti Bard, Kini Tersedia di Android dan iOS! (Liputan6.com/ Yuslianson)</p>

Sementara itu, Apple mau menggunakan teknologi Gemini AI dari Google untuk diterapkan di iPhone.

Menurut Bloomberg, sebagaimana dikutip 9to5Google, "Saat ini terdapat negosiasi aktif untuk membiarkan Apple melisensikan Gemini, kumpulan model AI generatif dari Google, untuk menggerakkan beberapa fitur baru nan bakal datang pada software iPhone tahun ini."

Kabarnya selain dengan Google, Apple juga menjalin pembicaraan dengan OpenAI, nan saat ini menggerakkan keahlian AI Microsoft.

Menurut informasi, Apple secara spesifik mencari mitra dalam perihal AI generatif berbasis cloud untuk mendukung keahlian AI di iPhone. Dalam laporan terbaru, Apple tengah dalam pembicaraan dengan Google untuk memakai Gemini.

Dalam waktu nan sama, Apple juga tengah mengerjakan penawaran model AI di perangkat dan keahlian on-device AI sejalan dengan iOS 18 yang bakal datang.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Teknologi LP6
Teknologi LP6
↑