Petronas Kuasai Blok Migas WK Bobara di Lepas Pantai Papua Barat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Petronas melalui anak upaya Petronas E&P Sdn Bhd mengantongi perjanjian bagi hasil (PSC) untuk wilayah kerja (WK) Bobara, nan terletak di lepas pantai Papua Barat, Indonesia Timur.

Acara penandatanganan perjanjian bagi hasil ini berjalan pada aktivitas pembukaan Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2024, Selasa (14/5/2024) di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

Executive Vice President & CEO Upstream Petronas Datuk Adif Zulkifli mengatakan, langkah pengambilan WK Bobara ini bakal menopang misi Pemerintah RI dalam mencapai sasaran produksi 1 juta barel minyak per hari dan gas 12 BSCFD pada 2030.

"Penandatanganan perjanjian bagi hasil WK Bobara menjadi tonggak krusial dalam komitmen kami terhadap eksplorasi dan pengembangan daya nan berkepanjangan di wilayah ini. Petronas menghargai support dan kepercayaan nan diberikan oleh Pemerintah Indonesia untuk menggali potensi hidrokarbon di wilayah frontier nan menarik ini," ungkapnya.

Luas Wilayah

Untuk diketahui, perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Malaysia ini mendapatkan WK Bobara dengan luas toal 8.444,49 km2 pada putaran ketiga Indonesia Petroleum Bid Round 2023.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

3 Tahun Pertama

Dalam perjanjian bagi hasil ini, Petronas bakal mengoperasikan dan mempunyai 100 persen partisipasi interes di WK Bobara, dimana komitmen untuk 3 tahun pertama meliputi tiga studi Geologi dan Geofisika (G&G) serta akuisisi dan pemrosesan info seismik 3D seluas 2.000 km2.

Selain WK Bobara, saat ini Petronas juga bertindak sebagai operator untuk perjanjian bagi hasil di sejumlah wilayah kerja migas Tanah Air. Semisal, WK Ketapang, North Madura II, dan North Ketapang nan terletak di lepas pantai Jawa Timur.

Lalu, juga menjadi mitra untuk lima perjanjian bagi hasil lainnya nan terletak di darat dan lepas pantai Sumatera, Laut Natuna, Jawa Timur, serta Indonesia Timur.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6