Perdana! IKN Nusantara Gelar Pencoblosan Pemilu 14 Februari 2024

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu memberikan sosialisasi tata langkah dan letak Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 kepada para pekerja nan sedang membangun IKN.

Sekretaris OIKN Jaka Santos mengatakan bahwa sebenarnya pengaturan teknis Pemilu 2024 di area IKN tetap menjadi ranah kerja KPU Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Pemerintah Kabupaten PPU. Namun peran OIKN tetap dibutuhkan sebagai penyedia para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) andaikan mau berperan-serta saat pencoblosan.

“Kita (OIKN) mendorong untuk menyiapkan andaikan orang-orang berasal dari luar Kalimantan mau menjalankan kewenangan pilihnya,” kata Jaka dikutip dari Antara, Senin (12/2/2024).

Jaka menjelaskan, pihaknya dengan KPU Kabupaten PPU, dan Pemkab PPU telah menyiapkan dua TPS letak unik di area IKN. Dua letak tersebut didirikan tidak jauh dari KIPP untuk memfasilitasi para pekerja nan berstatus sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DTPb).

Di TPS letak unik IKN terdapat 304 pemilih nan telah terdaftar. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua, ialah 187 DPTb nan terdaftar di TPS 901 dan 117 DPTb nan terdaftar di TPS 902.

Lebih lanjut, Jaka menjelaskan, OIKN sendiri tergabung dalam satuan tugas (satgas) berbareng KPU Kabupaten PPU, Bawaslu dan Pemkab PPU untuk mengkomunikasikan kepada perusahaan di area IKN agar mendorong kepada pekerja nan mau menggunakan kewenangan suaranya.

Pencoblosan 14 Februari 2024

Hingga saat ini, kata Jaka, tidak ada halangan proses penyiapan pekerja untuk melakukan pencoblosan 14 Februari melangkah dengan baik. Ia menilai perusahaan-perusahaan di area IKN telah melakukan tanggungjawabnya dengan baik.

“Yang melakukan sosialisasi mengenai kepemiluan ini memang penyelenggara pemilu, sedangkan OIKN itu sebenarnya bukan penyelenggara pemilu. Tapi kita tetap membantu memfasilitasi apa nan diperlukan oleh penyelenggara pemilu untuk melakukan sosialisasi tersebut,” jelasnya.

Adapun hingga 9 Februari 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) mencatat sebanyak 3.266 pekerja Ibu Kota Nusantara (IKN) telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tiga kecamatan nan mencakup Kecamatan Penajam, Sepaku, dan Waru. Sementara jumlah DPTb di luar pekerja IKN Nusantara tercatat sebanyak 4.614 DPTb.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Istana Negara dan Hotel Nusantara di IKN Siap Digunakan 17 Agustus 2024

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah terlihat wujudnya. Bukan lagi hamparan tanah kosong dengan beragam perangkat berat, gedung-gedung di IKN sudah terlihat wujudnya meskipun belum rampung benar.  

Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono menjelaskan, sejumlah infrastruktur ditargetkan sudah kudu selesai pembangunanya sebelum 17 Agustus 2024. Beberapa diantaranya adalah istana negara dan hotel Nusantara.

Kedua infrastruktur tersebut kudu siap dipakai pada penyelenggaraan upacara kemerdekaan di IKN pada 17 Agustus 2024 berbareng Presiden Joko Widodo.

"Di depan istana sudah terpasang lapangan seremonial untuk tempat upacara. Kantor-kantor pemerintah juga Insya Allah kelak nyaris semua sudah jadi dan Agustus terlihat," ucapnya dikutip dari Antara, Minggu (11/2/2024).

Nanti juga bakal dipasang titik expo nan menampilkan beberapa gedung nan menggambarkan visi IKN di tahun 2045. Ia berambisi para visitor bisa memandang dan merasakan gimana IKN bakal menjadi kota bumi untuk semua.

"Di sana kelak ada rumah-rumah kecil, ada robotik, betul-betul futuristik. Kami mau para visitor bisa memandang dan merasakan gimana IKN bakal menjadi kota bumi untuk semua," jelasnya.

Bambang mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi dan penyebarluasan info positif tentang pembangunan IKN sebagai kota cerdas, inklusif, dan berkelanjutan.

"Sampai saat ini kita juga tidak bisa menutup diri bahwa tetap ada masyarakat nan cuek nan tetap meragukan IKN. Oleh lantaran itu, kami mau agar media sosial dan media massa bisa memberikan info kepada masyarakat apa sih kebenaran dan info sesungguhnya di lapangan," ujar Bambang.

Luas Wilayah Darat dan Laut

Bambang menerangkan bahwa pada tahun politik, Otorita IKN sudah melakukan beberapa aktivitas sosialisasi, seperti Nusantara Fair di Jakarta, Nusantara Goes to Campus, dan road show ke beragam daerah.

Ia menegaskan bahwa Otorita IKN bekerja ahli untuk mewujudkan amanah Undang-Undang nan mengamanatkan pembangunan IKN sebagai kota nan hijau, cerdas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Menurutnya, berasas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pembentukan Ibukota Negara, luas wilayah darat ibukota Nusantara adalah 252.600 hektar dan luas wilayah laut adalah 69.769 hektar.

"Dari luas wilayah darat tersebut, hanya sekitar 22 persen alias 56.159 hektar nan bakal menjadi Kawasan Inti Ibu Kota Nusantara, nan meliputi pusat pemerintahan, bisnis, pendidikan, dan budaya," sebut Bambang.

Kemudian, tambahnya, sekitar 78 persen alias 196.500 hektar, bakal menjadi area pengembangan ibukota Nusantara, nan meliputi area industri, pertanian, perkebunan, dan konservasi.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6