Pemerintah Gandeng Jepang Susun Pengembangan TOD di Jabodetabek

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Rapat Koordinasi setingkat eselon I, Joint Coordinating Committee (JCC) Meeting of Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration Phase 3 (JUTPI-3).

Acara ini dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo dan Chief Representative Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia Office Mr. Takehiro YASUI di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (25/01).

Pertemuan JCC JUTPI-3 menghasilkan kesepakatan atas capaian dari ketiga Output JUTPI-3 nan berfokus pada peningkatan kapabilitas para pemangku kepentingan nan mengenai dengan pengembangan area berorientasi transit/Transit Oriented Development (TOD).

Capaian pertama untuk Output 1 “Perumusan kebijakan pengembangan perkotaan Jabodetabek nan mendorong pengembangan area berorientasi transit/TOD” berupa tersusunnya dasar pemodelan travel demand forecast dan perumusan strategi untuk mendorong TOD di Jabodetabek, seperti mengintensifkan jaringan perkeretaapian di pusat-pusat Jabodetabek, mengembangkan feeder, dan penguatan kelembagaan pengelolaan transportasi Jabodetabek.

Kemudian, capaian kedua untuk Output 2 “Penguatan sistem koordinasi pengembangan perkotaan Jabodetabek berbasis transportasi umum untuk mendorong TOD” berupa penetapan beberapa rumor utama dalam koordinasi TOD, penetapan Case Study untuk penguatan sistem koordinasi TOD, serta pelaksanaan 1st Training in Japan dengan konsentrasi materi penyelenggaraan TOD di Jepang dari perspektif sistematif dan perencanaan.

Selanjutnya, capaian ketiga untuk Output 3 “Perumusan rencana TOD pada lokasi-lokasi pilot” berupa perumusan konsentrasi area dan pokok krusial perencanaan nan diperlukan oleh setiap letak pilot.

“Hasil rekomendasi JUTPI-3 ini diharapkan dapat diimplementasikan, dimana dengan adanya pembangunan TOD diharapkan dapat menjadi sebuah etalase kota (di wilayah Metropolitan Jabodetabek) nan dapat memberikan akibat kepada ekonomi regional, serta dapat menjadi contoh untuk wilayah kota lainnya diluar Jabodetabek,” ujar Deputi Wahyu, Senin (12/2/2024),

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6