Pasutri Jutawan Ini Bagi 3 Tips Agar Tak Khawatir Soal Uang

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Jonathan dan Jacqueline Sanchez sukses mengumpulkan kekayaan bersih lebih dari USD 1 juta alias Rp16 miliar (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.206) pada 2021. Kekayaan ini merupakan campuran dari tabungan, investasi, dan kepemilikan properti.

Namun, Jonathan, nan dibesarkan dalam rumah tangga orangtua tunggal dengan pola hidup hemat, belum merasa kondusif secara finansial, terlepas dari kekayaan nan dimiliki pasangan ini.

"Butuh banyak refleksi secara psikologis untuk mencapai titik di mana saya tidak merasa bersalah lantaran membelanjakan uang,” katanya sebagaimana nan dikutip dari CNBC, Senin (10/6/2024).

"Saya tidak punya uang saat tumbuh dewasa, dan perihal itu menciptakan mentalitas serba kekurangan. Butuh beberapa waktu untuk menyadari bahwa kami mempunyai duit nan ditabung dan merasa nyaman untuk mengatakan, 'Hei, kami baik-baik saja." saat membelanjakan duit tersebut" 

Jonathan dan Jacqueline adalah pendiri upaya literasi finansial Parent Portfolio, nan sekarang dijalankan Jacqueline secara penuh waktu setelah meninggalkan pekerjaan di bagian farmasi. Jonathan berkontribusi pada upaya ini sembari tetap bekerja sebagai insinyur perangkat lunak. Jonathan mengelola investasi properti pasangan ini sementara Jacqueline mengelola finansial keluarga.

Jika ini terdengar seperti mereka mempunyai banyak beban, itu lantaran memang benar. Namun, keragaman sumber pendapatan serta komitmen mereka untuk berhemat merupakan beberapa argumen utama pasangan ini bisa hidup dan membelanjakan duit dengan nyaman. Inilah tiga kunci keamanan finansial mereka.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dana Darurat nan Cukup

Jonathan menemukan rasa kondusif nan luar biasa berkah istrinya nan mengatur anggaran. "Dia melakukan semua pembukuan, dan telah melakukan pekerjaan nan sangat baik dengan pengaturan duit ini,” katanya.

"Jadi jika terjadi sesuatu, kami betul-betul baik-baik saja,"

Tapi untuk berapa lama?

"Kami mempunyai persediaan duit tunai yang, jika kami menyesuaikan ulang anggaran kami dan sedikit mengurangi pengeluaran, dapat memperkuat selama 18 hingga 24 bulan, jika terjadi sesuatu nan buruk,” kata Jacqueline.

Jumlah tersebut di atas dan di luar pengeluaran selama tiga hingga enam bulan nan direkomendasikan oleh banyak master keuangan. Tetapi, ada peringatan nan sering diabaikan oleh banyak penabung. Saat membangun biaya darurat, Anda tidak perlu memikirkan seperti apa biaya hidup sebulan saat ini. Sebaliknya, pikirkan gimana Anda bakal hidup jika terjadi keadaan darurat finansial nan nyata.

"Jika kehilangan pekerjaan, Anda bakal melakukan beberapa perubahan. Anda mungkin bakal menghentikan keanggotaan gym dan menyingkirkan langganan , misalnya,” ujar Direktur Keuangan Pribadi dan Perencanaan Pensiun di Morningstar, Christine Benz.

"Pikirkan tentang jumlah minimum nan dibutuhkan untuk memperkuat hidup,"

Memiliki Sumber Pendapatan nan Terdiversifikasi

Dalam bumi investasi, para penasihat umumnya merekomendasikan untuk mendiversifikasi portofolio Anda ke beragam aset. Dengan demikian, Anda mengurangi akibat kerugian besar pada satu investasi tertentu nan merusak semua rencana nan telah dibuat.

Konsep nan sama bertindak untuk sumber pendapatan. Jika penghasilan Anda mewakili setiap rupiah nan diterima, kehilangan pekerjaan berfaedah kehilangan 100% pendapatan. Namun bagi family Sanchez, jika Jonathan kehilangan pekerjaannya, pasangan ini tetap dapat mengandalkan pendapatan dari tiga properti sewaan mereka dan duit tunai nan dihasilkan dari upaya training finansial mereka.

Memiliki sumber pendapatan nan beragam membikin pasangan ini merasa kondusif secara finansial, apalagi ketika mereka mengalami pasang surut dalam meluncurkan dan mengembangkan upaya online.

Perasaan ini krusial untuk dimiliki, terutama jika upaya Anda tunduk pada algoritme nan tidak jelas dari mesin pencari internet, kata Jacqueline. "Jika Anda bisa bertahan, maka upaya bakal aman,"

Dengan kata lain, family Sanchez dapat memulai upaya baru dengan keahlian untuk mengandalkan sumber pendapatan lain jika diperlukan.

"Terjun ke bumi properti, membuka bisnis-bisnis disini, membikin perubahan besar dalam hidup nan semua itu tetap sangat diperhitungkan,” kata Jacqueline. “Kami mempunyai rencana B dan rencana C untuk berjaga-jaga.”

Memiliki Keterampilan dan Kemampuan Berhemat

Salah satu rencana tersebut melibatkan Jacqueline, nan secara mengambil potongan penghasilan untuk mengelola situs web, untuk kembali bekerja.

"Kami tetap mempunyai keahlian nan kami pelajari di bangku kuliah. Saya dulu kuliah di sekolah farmasi. Saya tetap mempertahankan lisensi saya,” kata Jacqueline.

"Dan bagi saya, itu semacam cadangan. Saya selalu bisa kembali ke sana jika diperlukan."

Sementara itu, pasangan ini menjaga style hidup irit dan hidup dengan biaya hidup di wilayah Omaha, Nebraska, nan relatif terjangkau.

Jonathan mengatakan, dia tidak pernah berbelanja fast fashion alias busana baru nan trendi, dan lebih memilih untuk mempertahankan koleksi busana sederhana nan dia rawat. Jacqueline mengatakan bahwa dia tetap mempunyai busana nan dia kenakan saat SMA.

"Jika Anda datang ke rumah kami, Anda bakal memandang perabotan dari masa mini saya di California," kata Jacqueline.

"Kami baru saja merawat barang-barang. Kami tidak boros. Dalam perihal ini, berhemat adalah style hidup kami."

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6