Panitia Pengadaan Diminta Jaga Integritas dan Patuhi Aturan, Mentan Amran: Kita Tidak Boleh Bermain-main pada Tugas!

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Menjaga integritas dan alim terhadap patokan nan ada menjadi perihal krusial nan kudu ditaati bersama, khususnya bagi para panitia pengadaan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kementan. Demikian ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman nan juga meminta agar pengadaan tahun ini bersih dari praktek curang dan pelanggaran norma lainya.

"Saya katakan mari kita kerja nan baik melayani orang sepenuh hati tanpa ada pelanggaran apapun. Saya minta kepada seluruh tim pengadaan bekerja sebaik-baiknya dan menjaga martabat etika jabatan," ujar Amran saat memberi pengarahan terhadap ULP di Kantor Pusat Kementan, Rabu (22/11).

Amran menegaskan dia tidak bakal memberi toleransi bagi semua panitia penyelenggara nan terbukti melakukan pelanggaran hukum. Diketahui, Amran pernah mencopot salah satu pejabatnya pada 5 tahun lampau lantaran melanggar patokan dan melakukan tindak pidana korupsi.

"Alhamdulillah lantaran mereka sudah tahu saya selama 5 tahun lalu, mereka siap berkomitmen menjaga integritas. Dulu saya pernah mencopot pejabat lantaran melanggar tanpa surat peringatan," katanya.

Sekali lagi, Amran meminta agar panitia pengadaan untuk bekerja maksimal dengan menjaga integritas dan melayani dengan sepenuh hati. Jangan sampai, kata dia, penyedia peralatan dan jasa dirugikan oleh kecurangan nan dilakukan pejabat publik.

"Sebagai pelayan masyarakat kita tidak boleh bermain-main pada tugas dan tanggungjawab agar pertanian semakin gemilang dan cemerlang," katanya.

Untuk Informasi, Amran membikin gebrakan tanam dengan memanfaatkan lahan rawa mineral untuk percepatan produksi padi dan jagung. Berdasarkan pemetaannya, saat ini ada 10 provinsi nan masuk pada lahan garapan priorita, di antaranya, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan dan sebagian lainya di Pulau Jawa.

"Hari ini saya bakal terbang ke Jawa Timur untuk melakukan panen dan tanam," katanya.

Selain itu, Plt. Sekretaris Jenderal Kementan, Prihasto Setyanto juga menambahkan bahwa semua pejabat nan terlibat dalam pengadaan kudu menjaga integritas agar program nan dijalankan dalam memenuhi produksi dalam negeri melangkah optimal.

"Kami tinggalkan nan buruk-buruk dan buka lembaran baru. Tetap jaga integritas dan seluruh panitia pengadaan kudu memegang patokan nan ada," kata Prihasto. 

(*)

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6