Nasabah PNM Mekaar Tembus 15,2 Juta Orang di Awal Februari 2024

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Arief Mulyadi mengungkapkan bahwa total pengguna Mekaar telah mencapai 15,2 juta orang di seluruh Indonesia.

“(Total jumlah) pengguna Mekaar per hari ini sudah 15,2 juta di seluruh Indonesia, ibu-ibu,” ungkap Arief di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur pada Senin (12/2/2024).

Jumlah PNM Mekaar itu tersebar di 6.165 kecamatan, dan 435 Kabupaten dan Kota.

“Bahkan di Jabodetabek saja ada 1,5 juta pengguna (Mekaar) nan aktif,” kata Arief.

“Ini bukan jumlah nan sedikit. Kalo semua semangatnya sama, semua motivasinya sama, maka ini bakal menjadi daya dan tenaga bersama,” lanjutnya.

PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera alias PNM Mekaar merupakan jasa pinjaman modal untuk wanita prasejahtera pelaku UMKM.

Diluncurkan pada tahun 2015, pengguna PNM Mekaar padadasarnya mempunyai pengetahuan dan keahlian dalam berusaha, namun terbatasnya akses pembiayaan modal kerja menyebabkan keahlian berupaya mereka kurang termanfaatkan.

Curhatan Nasabah 

Arief membeberkan, dari 15,2 juta pengguna secara nasional, belum termasuk 37 juta pengguna UMI Hodling Ultra Mikro alias BRI Holding Group.

Ia mengungkapkan, pihaknya pun kerap mendengar testimoni pengakuan ibu-ibu pengguna PNM Mekaar, termasuk beberapa di wilayah pelosok.

Arief bercerita, dia pernah mendengar curhatan seorang ibu nan awalnya hanya bisa makan dua telur dalam seminggu berbareng keluarga.

“Pak, kemarin saya dan family makan pakai telur hanya seminggu dua kali. Itupun dua telur ditambahin air, tepung, diiris iris dan dibagi enam. Sekarang pak, setiap hari anak saya setiap makan minta telur, dan alhamdulillah bisa terpenuhi,” cerita Arief.

“Makanya di golongan Mekaar ada pertemuan mingguan, agar para ibu-ibu bisa saling membantu. Kalau antar golongan semakin sering bertemu, semakin banyak support nan bisa terbangun, dan semakin besar membesarkan upaya masing-masing,” imbuhnya.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6