Konsumsi Pertamax Diprediksi Naik 15% saat Mudik Lebaran 2024

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Pertamina Patra Niaga meningkatkan ketahanan stok Baha Bakar Minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat mudik Idul Fitri. Berdasarkan prediksi konsumsi bensin diperkirakan naik menjadi 15 persen.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, sejak 25 Maret lalu, Tim Satgas RAFI 2024 telah disiagakan untuk memastikan kebutuhan daya pemudik nan diperkirakan mencapai 193 juta orang alias meningkat 56 persen dibandingkan arus mudik dan kembali 2023.

“Dengan diaktifikannya Tim Satgas RAFI dan antisipasi lain nan telah dilakukan sejak awal Maret, Pertamina Patra Niaga percaya dapat menjalankan amanah pemenuhan kebutuhan BBM, LPG, dan Avtur untuk mendukung pergerakan masyarakat pada masa Idul Fitri 1445H,” jelasnya dikutip Rabu (3/4/2024).

Pertamina Patra Niaga memproyeksikan peningkatan konsumsi untuk gasoline alias bensin tertinggi pada produk Pertamax sekitar naik 15 persen, Pertalite naik 10 persen, dan Turbo naik 6 persen. Sedangkan untuk gasoil alias diesel, Dexlite diperkirakan meningkat naik 3 persen dan Dex naik 4 persen, sementara untuk Solar diperkirakan turun 13 persen.

Untuk LPG, diperkirakan secara nasional juga mengalami peningkatan sekitar naik 4 persen dan untuk Avtur meningkat sedikit sekitar naik 1 persen.

Untuk memastikan pemenuhan proyeksi tersebut, Pertamina Patra Niaga nan utama telah meningkatkan ketahanan stok mulai dari Integrated Terminal, SPBE, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) hingga ke SPBU serta Agen dan Pangkalan LPG. Untuk gasoline ketahanan stok berada di level 30 hari, gasoil, 22 hari, LPG 16 hari, dan Avtur 38 hari.

“Peningkatan stok ini menjadi langkah awal kami memastikan kesiapan produk nan siap didistribusikan ke masyarakat, dan kami pastikan dalam kondisi kondusif untuk arus mudik hingga balik,” lanjut Irto.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6