Kantongi Izin Jokowi, Aturan Turunan soal Nasib Honorer Target Rampung April 2024

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Izin prakarsa ini disetujui pada 5 Februari 2024.

Regulasi itu merupakan patokan turunan dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Di dalamnya mengatur sejumlah kebijakan, mulai dari pengembangan kompetensi PNS, Bursa ASN untuk mewadahi sistem perpindahan kepegawaian ke lembaga lain, hingga penataan tenaga honorer.

Pasca RPP Manajemen ASN kantongi izin Jokowi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas menginstruksikan agar dibentuk panitia antar kementerian.

"Karena Bapak Presiden berpesan agar dalam penyusunan RPP tersebut dilakukan dengan berkoordinasi berbareng kementerian/lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) nan berangkaian dengan substansi nan bakal diatur dalam RPP Manajemen ASN," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/2/2024).

Anas mengungkapkan, Kementerian PANRB telah melakukan pembahasan beragam bab dalam struktur RPP Manajemen ASN. Pembahasan ini dilakukan berbareng Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mempersiapkan permohonan izin prakarsa tersebut.

"Kita terus kebut penyusunan RPP Manajemen ASN ini lantaran targetnya RPP memang kudu sudah selesai di April tahun 2024. Paralel kami juga mempertimbangkan masukan/saran pembahasan perincian dengan para master dan stakeholder terkait," imbuhnya.

Lanjutnya diungkapkan, banyak substansi nan sudah selesai dilakukan pembahasan sebelum terbitnya izin prakarsa.

Substansi tersebut diantaranya mengenai pengembangan kompetensi, pengelolaan kinerja, jenis dan kedudukan, perencanaan kebutuhan, pengadaan, digitalisasi, manajemen perubahan, pertimbangan manajemen ASN, serta nilai dasar kode etik dan kode perilaku ASN.

"Substansi mengenai Hak dan Kewajiban ASN dan Jabatan ASN sudah nyaris rampung. Dalam minggu ini bakal dilanjutkan pembahasan mengenai substansi lainnya," pungkas Anas.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6