Indonesia Bakal Punya Bank Syariah Jumbo, BSI: Bisa jadi Mitra

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Wakil Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Bob T. Ananta mengatakan bahwa pihaknya menyambut kehadiran bank syariah jumbo hasil merger sebagai mitra dalam industri perbankan syariah nasional.

"Kalau mereka gabung menjadi bank nan cukup besar justru kita bakal punya 'sparring partner'," kata Bob kepada wartawan usai aktivitas buka puasa berbareng di Kantor Pusat BSI, Jakarta, dikutip Selasa (2/4/2024).

"Kami menyikapinya jadi 'sparring partner', kami merasa positif," tambah dia.

Bob mencatat, saat ini kebanyakan bank syariah berada dalam kategori Kelompok Bank berasas Modal Inti (KBMI) 2 dan 1. Sementara BSI berada di kategori KBMI 3.

Dengan demikian, Bob menyampaikan, kehadiran bank syariah jumbo dapat menjadi mitra bagi BSI di industri perbankan syariah.

Sebelumnya, BTN Syariah dan Muamalat direncanakan bakal melakukan penggabungan alias merger.

Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan proses merger tersebut rampung sebelum bulan Oktober 2024.

"Bagusnya gini loh, jika BTN sama Muamalat jadi (merger) kan dia masuk 16 besar (bank di Indonesia), sehingga antara BSI dan market ada pesaing juga," katanya, pada Februari 2024.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sambut Libur Lebaran, BSI Siapkan Uang Tunai Rp 45 Triliun

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan sekitar Rp45 triliun duit tunai untuk memenuhi kebutuhan duit kartal masyarakat jelang libur hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran.

Hal ini disiapkan nan mana tren permintaan duit tunai meningkat pada periode Ramadhan dan Idul Fitri. Tahun ini, pemenuhan duit kartal mengalami peningkatan 20% year on year, terutama untuk kebutuhan duit tunai melalui penarikan teller dan ATM.

“Optimalisasi jasa kebutuhan jelang Idul fitri, Perseroan telah menyediakan jasa penukaran duit layak edar melalui mobil kas keliling dan instansi bagian berbareng Bank Indonesia sesuai agenda pada masing-masing KPw BI setempat, selain itu juga BSI juga telah menyiapkan weekend banking nan secara rutin dilakukan guna mempermudah pengguna nan mau bertransaksi ke bagian pada akhir pekan,” ujar Wakil Direktur Utama BSI Bob T. Ananta, ditulis Selasa (2/4/2024).

Selama periode 6 April - 15 April 2024, perseroan juga bakal membuka jasa terbatas di 566 outlet BSI nan tersebar di seluruh Indonesia mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Adapun jam operasionalnya mulai pukul 08.00-14.00 waktu setempat. Selanjutnya, jasa operasional terbatas dapat diakses di www.bankbsi.co.id.

“Jelang Idul Fitri, perseroan bakal mengoptimalisasi jasa BSI baik di instansi bagian maupun e-channel (ATM dan BSI Mobile). Saat ini kami juga memastikan kesiapan biaya tunai, terutama pada mesin ATM agar dapat memberikan jasa prima selama 24 jam dalam memenuhi kebutuhan nasabah, terlebih waktu-waktu ini menjadi salah satu periode nan mempunyai traffic transaksi lebih tinggi dari biasanya,” tuturnya.

2.559 Mesin ATM

Saat ini BSI mempunyai lebih dari 1.100 instansi cabang, 2.559 mesin ATM nan terkoneksi dengan jaringan ATM Bersama, ATM Prima, ATM Jalin, VISA dan Mastercard serta jasa transaksi penarikan uang tunai yang bekerja sama dengan gerai Indomaret dan Alfamart di seluruh Indonesia.

Selain itu, Bob juga mengimbau pengguna untuk melakukan transaksi finansial dan non-finansial melalui channel BSI Mobile nan dilengkapi fitur cek mutasi rekening, transfer BSI dan bank lain, pembayaran, pembelian, ZISWAF, pembiayaan emas dan multiguna, top up e-wallet, e-commerce serta jasa Islami lainnya.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6