Heboh Turis Asing Bikin Sekte Sesat di Bali, Identitas Oknum Sudah Terdeteksi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengaku telah mengantongi info turis asing nan diduga membikin sekte sesat di Bali. Pihaknya juga telah menerjunkan tim untuk menelusuri berita viral tersebut.

Sebelumnya, viral video turis asing membikin sekte sesat. Lokasi video itu diketahui berada di Ubud, Bali. Desainer sekaligus politisi Bali, Ni Luh Djelantik turut menyoroti kasus ini dan mengadukannya ke Sandiaga Uno.

"Jadi per hari ini kita sudah dapat beberapa informasi. Lokasinya ini kita koordinasi dengan teman-teman di kepolisian dan beberapa figur nan sempat terekam itu kami koordinasikan dengan imigrasi melalui facial recognition," ujar Sandiaga saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dikutip Rabu (15/5/2024).

Dia mengatakan data-data tersebut tetap kudu diolah. Sehingga dia belum bisa mengungkap lebih jauh mengenai perihal tersebut.

"Per hari ini data-data ini tetap diolah. Mohon teman-teman sabar lantaran kudu ada asas prasangka tak bersalah," katanya.

Perizinan Kegiatan Pariwisata

Sandiaga bilang, sistem perizinan mengenai aktivitas pariwisata saat ini sudah dilakukan secara online melalui Online Single Submission (OSS). Dengan begitu, sejumlah pihal seperti abdi negara desa, pemuka adat, hingga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tidak mengantongi info rinciannya.

Hal itu nan disinyalir menjadi salah satu tantangan dalam mengumpulkan data-data nan diperlukan. Sandiaga berharap, kedepannya izin aktivitas pariwisata bisa diketahui oleh abdi negara setempat.

"Nanti kami juga bakal memberikan masukan agar kegiatan-kegiatan pariwisata ini dikoordinasikan dengan desa-desa adat, dengan pemuka agama, dengan penglingsir puri ubud, sehingga kita mempunyai info ini. Karena harapannya pariwisata ke depan ini nan berkualitas," beber Sandiaga Uno.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6