Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Februari 2024 Turun, Cek Rinciannya!

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas nan dijual PT Pegadaian (Persero) alias emas di Pegadaian bergerak melemah pada perdagangan Selasa ini. Pelemahan harga emas hari ini Pegadaian terjadi untuk jenis UBS, sedangkan untuk jenis Antam tak berubah sama sekali untuk pecahan apapun.

Dikutip dari laman resmi Pegadaian, Selasa (13/2/2024), harga emas Pegadaian untuk jenis Antam dengan ukuran 1 gram tetap di nomor Rp 1.164.000, sedangkan untuk ukuran 1.000 gram tetap dibanderol Rp 1.102.490.000.

Untuk nilai emas jenis UBS untuk ukuran 0,5 gram dipatok Rp 601.000, turun jika dibanding kemarin nan sebesar Rp 603.000. Sedangkan untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp 1.127.000, juga turun jika dibanding Senin kemarin nan sebesar Rp 1.131.000.

Bagi nan minat membeli emas di Pegadaian kudu tahu jika nilai logam mulia selalu berubah-berubah mengikuti pasar. Masyarakat bisa memantau langsung rincian nilai emas 24 karat di Pegadaian melalui website resminya.

Berikut daftar nilai emas Pegadaian hari ini:

Harga Emas Antam

  • Harga emas hari ini Antam 0,5 gram: Rp 634.000
  • Harga emas hari ini Antam 1 gram : Rp 1.164.000
  • Harga emas hari ini Antam 2 gram : Rp 2.266.000
  • Harga emas hari ini Antam 3 gram : Rp 3.373.000
  • Harga emas hari ini Antam 5 gram : Rp 5.587.000
  • Harga emas hari ini Antam 10 gram : Rp 11.117.000
  • Harga emas hari ini Antam 25 gram : Rp 27.662.000
  • Harga emas hari ini Antam 50 gram : Rp 55.243.000
  • Harga emas hari ini Antam 100 gram : Rp 110.405.000
  • Harga emas hari ini Antam 250 gram : Rp 275.741.000
  • Harga emas hari ini Antam 500 gram : Rp 551.266.000
  • Harga emas Antam hari ini 1000 gram: Rp 1.102.490.000

Harga Emas UBS

  • Harga emas terbaru UBS 0,5 gram: Rp 601.000
  • Harga emas terbaru UBS 1 gram: Rp 1.127.000
  • Harga emas terbaru UBS 2 gram: Rp 2.236.000
  • Harga emas terbaru UBS 5 gram: Rp 5.524.000
  • Harga emas terbaru UBS 10 gram: Rp 10.991.000
  • Harga emas terbaru UBS 25 gram: Rp 27.421.000
  • Harga emas terbaru UBS 50 gram: Rp 54.728.000
  • Harga emas terbaru UBS 100 gram: Rp 109.413.000
  • Harga emas terbaru UBS 250 gram: Rp 273.451.000
  • Harga emas terbaru UBS 500 gram: Rp 546.258.000.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Harga Emas Dunia Jatuh di Tengah Penantian Data Inflasi AS

Harga emas bumi tergelincir pada perdagangan di hari Senin menjelang keluarnya info inflasi Amerika Serikat (AS) dan komentar dari pejabat Bank Sentral AS alias the Fed mengenai rencana penurunan suku bunga.

Mengutip CNBC, Selasa (13/2/2024), harga emas dunia di pasar spot turun 0,4% menjadi USD 2.015,59 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS juga turun 0,5% menjadi USD 2.029,20 per ounce.

Analis senior Kitco Metal Jim Wyckoff mengatakan, penurunan suku kembang mungkin bakal dilakukan pada paruh kedua tahun ini lantaran info ekonomi AS akhir-akhir ini terlalu kuat untuk menjadi patokan penurunan suku kembang pada bulan Mei.

Dia menambahkan, minat beli terhadap emas tetap terbatas lantaran reli pasar saham baru-baru ini.

“Kami memperkirakan bakal terjadi penurunan inflasi dan jika kami tidak mencapainya, perihal ini bakal memberikan tekanan baru pada nilai emas,” katanya.

Jajak pendapat Reuters untuk nomor inflasi AS bulan Januari memproyeksikan kenaikan bulanan sebesar 0,2% sementara indeks nilai konsumen inti diperkirakan naik 0,3%.

Data CPI AS bakal dirilis pada hari Selasa, diikuti oleh info penjualan ritel AS pada hari Kamis dan info indeks nilai produsen (PPI) pada hari Jumat.

Komentar Pejabat Fed

Sementara, pelaku pasar juga menunggu komentar dari setidaknya tujuh pejabat Fed pada minggu ini.

Pada pekan lalu, beberapa pengambil kebijakan The Fed, termasuk Ketua Jerome Powell mengatakan mereka bakal menunggu penurunan suku kembang sampai mereka lebih percaya bahwa inflasi bakal turun menjadi 2%.

Alat CME Fedwatch menunjukkan bahwa pelaku pasar memandang kesempatan penurunan suku kembang sebesar 57% pada bulan Mei.

Kepala analis komoditas TD Securities Bart Melek dalam catatannya menjelaskan bahwa sembari menunggu penurunan suku kembang The Fed, permintaan fisik emas yang kuat dan pembelian sektor resmi diproyeksikan bakal mengangkat nilai ke rata-rata USD 2.200 per ounce pada kuartal berikutnya. 

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6