Harga Emas Hari Ini Naik 1%, Dibayangi Ekspektasi The Fed Jeda Kenaikan Suku Bunga

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Harga logam mulia di pasar dunia kembali berkilau. Harga emas hari ini naik dipicu imbal hasil Treasury AS nan susut tipis, di tengah prospek bahwa Federal Reserve bakal mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya.

Harga emas naik 1,1% menjadi USD 1.980,99 per ons. Adapun nilai emas berjangka AS naik 1% menjadi USD 1.984,20.

“Emas bakal mempertahankan kenaikan kuatnya baru-baru ini selama harganya memperkuat di atas USD 1.930. Prospek suku kembang nan lebih rendah dan permintaan nan berkepanjangan dari bank sentral kudu memastikan support nan cukup untuk menahan kekuatan info ekonomi jangka pendek,” kata Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank.

Data nan dirilis pada hari Rabu menunjukkan nilai produsen AS mengalami penurunan terbesar dalam tiga separuh tahun pada bulan Oktober. 

Ini menjadi indikasi terbaru meredanya tekanan inflasi, sementara penjualan ritel menurun untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. Sehari sebelumnya, data menunjukkan nilai konsumen utama AS tidak berubah pada bulan Oktober.

Tanda-tanda melambatnya inflasi meningkatkan spekulasi di kalangan penanammodal bahwa The Fed sudah selesai meningkatkan suku bunganya.

“Reli saham di Santa mungkin mengurangi permintaan emas dari perspektif pengganti dan safe haven, namun secara keseluruhan kami tetap optimis,” kata Hansen.

Meskipun emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku kembang nan lebih rendah meningkatkan daya tarik aset nan tidak memberikan imbal hasil.

Membantu emas batangan, indeks dolar stabil terhadap sejumlah mata uang, tidak jauh dari level terendah dua bulan di 103,98 sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun menjadi 4,50%.

“Bank sentral kudu terus membeli emas lantaran Tiongkok terus meningkatkan persediaan emasnya,” kata analis SP Angel, John Meyer.​

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6