Harga Emas Dunia Hari Ini Amblas, Sekarang Dipatok Lebih Murah

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Harga emas turun di bawah level kunci USD 2.000 per ounce pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Harga emas melemah lantaran dolar Merika Serikat (AS) rebound dari posisi terendah dan imbal hasil Treasury mengurangi kerugian, sementara ekspektasi bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) bakal menghentikan kenaikan suku kembang membatasi penurunan emas batangan.

Dikutip dari CNBC, Jumat (23/11/2023), harga emas dunia di pasar spot turun 0,4% menjadi USD 1.991,16 per ounce pada pukul 15:05 ET (2005 GMT) dan mencatat penurunan harian terbesar sejak 10 November. Sementara itu, nilai emas berjangka AS ditutup 0,4% lebih rendah pada USD 1,991.30.

“Indeks dolar telah menguat ke level tertinggi hariannya dan perihal ini membatasi minat beli terhadap emas,” kata Jim Wyckoff, Analis Senior di Kitco Metals.

Dia menambahkan bahwa kekuatan pasar nan saling bertentangan membikin perdagangan jenis liburan ini stabil.

Kurs dolar naik 0,3% terhadap para mata duit pesaingnya, sementara imbal hasil Treasury mengurangi kerugian setelah info awal klaim pengangguran nan kuat meresahkan pasar nan memperkirakan Federal Reserve bakal mulai menurunkan suku kembang sekitar bulan Juni lantaran perekonomian AS melambat.

Suku Bunga Lebih Rendah Dongkrak Harga Emas

Suku kembang nan lebih rendah biasanya meningkatkan nilai emas lantaran mengurangi opportunity cost dari memegang aset nan tidak memberikan imbal hasil. Harga emas batangan mencapai level tertinggi tiga minggu di USD 2,007.29 di sesi sebelumnya.

“Meningkatnya ekspektasi pasar terhadap dimulainya siklus pemotongan Fed pada awal tahun 2024 telah menjadi kekuatan utama nan mendorong nilai emas lebih tinggi selama seminggu terakhir,” kata Daniel Ghali, mahir strategi komoditas di TD Securities.

Pejabat Fed sepakat pada pertemuan kebijakan terakhir mereka bahwa mereka bakal melanjutkan dengan “hati-hati” dan hanya meningkatkan suku kembang jika kemajuan dalam pengendalian inflasi tersendat, risalah rapat tanggal 31 Oktober-1 November 2018. 1 pertemuan ditampilkan.

Selain nilai emas, nilai perak spot turun 0,4% menjadi USD 23,66 per ounce. Harga Platinum turun 1,2% menjadi USD 923, sementara nilai paladium turun 2% menjadi USD 1.056,91, keduanya mencatat penurunan harian terbesar sejak 10 November. 

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6