Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 8.000, Segram Jadi Segini

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Harga emas hari ini nan dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias nilai emas Antam naik tipis. Harga emas Antam hari ini, Rabu (15/5/2024) lebih mahal Rp 8.000 ke posisi Rp 1.332.000 per gram.

Demikian juga harga emas Antam untuk pembelian kembali alias buyback naik Rp 8.000. Harga buyback emas Antam hari ini dipatok Rp 1.223.000.

Harga buyback ini adalah jika Anda mau menjual emas, Antam bakal membelinya di nilai Rp 1.223.000 per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Anda dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Hingga pukul 08.33 WIB, nilai emas Antam sebagian tetap ada.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut rincian nilai emas Antam hari ini, melansir laman logammulia.com:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp 716.000
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp 1.332.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp 2.604.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp 3.881.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp 6.435.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp 12.815.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp 31.912.000
  • Harga emas Antam 50 gram : Rp 63.745.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp 127.412.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp 318.265.000
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp 636.320.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp 1.272.600.000.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Harga Emas Dunia Terbang Lagi Usai Anjlok, Dipatok Segini Hari Ini

Harga emas rebound pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) dibantu oleh melemahnya kurs dolar Amerika Serikat (AS) dan imbal hasil Treasury setelah info menunjukkan nilai produsen AS naik lebih dari perkiraan pada bulan April dan menunjukkan inflasi tetap tinggi.

Dikutip dari CNBC, Rabu (15/5/2024), harga emas dunia di pasar spot naik 0,7% ke level USD 2.351,30 per ounce setelah turun 1% pada hari Senin. Sedangkan nilai emas berjangka AS naik 0,6% menjadi USD 2.356,70.

“Masih ada support nan baik untuk emas di tengah ketegangan geopolitik... namun langkah selanjutnya bakal berjuntai pada gimana kita memandang nomor inflasi AS dan penjelasan apa pun mengenai apa nan bakal dilakukan The Fed terhadap suku bunganya,” kata Presiden Pasar Dunia EverBank, Chris Gaffney.

Harga produsen AS meningkat lebih dari perkiraan pada bulan April di tengah kenaikan kuat dalam biaya jasa dan barang, menyebabkan para pedagang mengurangi spekulasi penurunan suku kembang pertama pada bulan September.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, namun suku kembang nan lebih tinggi meningkatkan opportunity cost dari memegang emas batangan nan tidak memberikan imbal hasil.

Kurs USD

Kurs dolar turun 0,2% terhadap mata duit utama lainnya setelah lonjakan awal menyusul info AS, membikin nilai emas lebih murah bagi pemegang mata duit lainnya. Imbal hasil Treasury 10-tahun nan menjadi referensi juga merayap lebih rendah.

Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell memperkirakan inflasi AS bakal terus menurun hingga tahun 2024 seperti nan terjadi tahun lampau dan mencatat mini kemungkinannya The Fed harus meningkatkan suku kembang lagi.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6