Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 1.135.000 per Gram

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Harga logam mulia nan dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk alias biasa disebut dengan emas Antam pada perdagangan hari Minggu 11 Februari 2024 ini stabil. Harga emas Antam hari ini dibanderol Rp 1.135.000 per gram.

Sementara nilai untuk pembelian kembali alias harga emas Antam buyback juga tetap dibanderol Rp 1.030.000 per gram. Harga buyback ini merupakan patokan jika Anda menjual emas, maka nilai emas Antam bakal dihargai Rp 1.030.000 per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Antam juga menawarkan beberapa seri emas seperti emas seri batik, gift seri dengan ukuran beragam.

Harga emas Antam hari ini belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Hingga pukul 06.42 WIB, Sabtu (11/2/2024), nilai emas Antam sebagian besar tetap ada.

Rincian Harga Emas Antam

Berikut rincian nilai emas Antam hari ini, melansir laman logammulia.com:

  • Harga emas Antam 0,5 gram = Rp 617.500
  • Harga emas Antam 1 gram = Rp 1.135.000
  • Harga emas Antam 2 gram = Rp 2.210.000
  • Harga emas Antam 3 gram = Rp 3.290.000
  • Harga emas Antam 5 gram = Rp 5.450.000
  • Harga emas Antam 10 gram = Rp 10.845.000
  • Harga emas Antam 25 gram = Rp 26.987.000
  • Harga emas Antam 50 gram = Rp 53.895.000
  • Harga emas Antam 100 gram = Rp 107.712.000
  • Harga emas Antam 250 gram = Rp 269.015.000
  • Harga emas Antam 500 gram = Rp 537.820.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram = Rp 1.075.600.000.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Harga Emas Dunia Tergelincir

Sebelumnya, nilai emas tergelincir pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan, tertekan oleh kenaikan imbal hasil Treasury. Sementara, pengegrak harga emas dunia lainnya ialah penanammodal menunggu info inflasi AS minggu depan untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai waktu penurunan suku kembang Federal Reserve.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/2/2024), harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi USD 2,022.86 per ons pada pukul 13:47. ET (1847 GMT) dan turun 0,8% selama seminggu.

Sedangkan nilai emas berjangka AS ditutup 0,4% lebih rendah pada USD 2038,7.

Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam dua minggu, dan imbal hasil obligasi dua tahun mencapai level tertinggi dalam nyaris dua bulan, membikin emas batangan nan tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik bagi investor.

The Fed kemungkinan bakal mempertahankan suku kembang lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama, nan berfaedah sebagian besar bank sentral mungkin bakal mengikuti langkah tersebut, kata Everett Millman, kepala analis pasar di Gainesville Coins.

“Saya pikir tren harga emas sedang turun; ada support dasar nan cukup kuat di sekitar $1.960 sehingga saya tidak memperkirakan emas bakal turun ke bawahnya,” tambahnya.

Beberapa pejabat Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, mengatakan pada minggu ini bahwa mereka mau memandang lebih banyak bukti bahwa inflasi bakal terus menurun sebelum menurunkan suku bunga.

Data Ekonomi AS

Data pemerintah nan direvisi menunjukkan pada hari Jumat bahwa nilai konsumen bulanan AS naik kurang dari perkiraan awal pada bulan Desember. Pelaku pasar sekarang menunggu indeks nilai konsumen (CPI) AS untuk bulan Januari, nan bakal dirilis pada hari Selasa.

Menurut perangkat CME Fedwatch, para pedagang sekarang memandang kesempatan penurunan suku kembang sebesar 61% di bulan Mei. Suku kembang nan lebih rendah mengurangi biaya kesempatan untuk memegang emas batangan nan tidak memberikan imbal hasil.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6