Ekspor Tembus Rp 14 Triliun, Pengusaha Harus Terlibat Jaga Penangkapan Tuna Indonesia

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor tuna asal Indonesia mencapai USD 927,2 juta alias setara Rp 14,7 triliun sepanjang 2023 lalu. Melihat potensi itu, populasi tuna di perairan dalam negeri dinilai perlu diatur.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo mengatakan, penangkapan ikan tuna kudu dilakukan secara berkelajutan. Dengan begitu, hasil tangkapan bisa dimanfaatkan sekaligus menjaga jumlah populasi di lautan.

“Tuna merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik, jadi tentu (penangkapannya) kudu berkepanjangan agar bisa dinikmati oleh generasi saat ini dan masa depan," ucap Budi dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).

Dia mengatakan, upaya utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan tuna adalah menerapkan praktik penangkapan nan bertanggung jawab dan menghindari eksploitasi, baik bagi para nelayan maupun pelaku upaya perikanan. Pemantauan populasi tuna secara terus-menerus dilakukan untuk memelihara kelestariannya.

Keberlanjutan Tuna

Guna memperkuat perihal tersebut, pemerintah menggandeng Marine Stewardship Council (MSC) untuk memastikan keberlanjutan tuna dan mengurangi akibat penangkapannya terhadap ekosistem laut. MSC merupakan organisasi non-pemerintah nan berfokus dalam ketertelusuran sumber tuna.

Indonesia sendiri merupakan produsen tuna terbesar di bumi dengan jumlah produksi sekitar 19,1 persen dari total pasokan tuna dunia. Jumlah produksi tersebut meningkat dan mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2023.

Nilai ekspor tuna Indonesia (termasuk cakalang dan tongkol) pada tahun 2023 sebesar USD 927,2 juta. Kontribusi tuna Indonesia telah mencapai 16,47 persen dari total nilai ekspor perikanan Indonesia. Komoditas ini diekspor ke beragam negara, termasuk Amerika Serikat, Italia, Jepang, Vietnam, Australia, dan Singapura.

"Artinya konsumen dunia semakin menyadari pentingnya produk tuna berkelanjutan. Dan kita sampaikan ke dunia, bahwa produk tuna nan dipasarkan dari Indonesia telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut," tegasnya.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6