Dorong Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Beri Pendidikan Finansial ke Pelajar SLB Pangudi Luhur

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Inklusi finansial menjadi salah satu pilar krusial dalam mencapai pertumbuhan ekonomi nan inklusif dan berkelanjutan. Pasalnya, dengan inklusi keuangan, setiap perseorangan mempunyai kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup melalui akses ke beragam jasa finansial seperti tabungan, kredit, asuransi, dan transfer uang.

Melihat perihal itu, Bank Mandiri terus memperkuat komitmen dalam mendorong inklusi finansial di masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Terbaru, Bank Mandiri hadir memberikan edukasi mengenai finansial bagi pelajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pangudi Luhur, Jakarta.

Vice President Bank Mandiri, Dipto Adhyakso menjelaskan, perihal ini menjadi upaya perseroan dalam mendorong Gerakan Akselerasi Ekonomi Inklusif di kalangan pelajar dan generasi muda penyandang disabilitas di Tanah Air.

"Bekerja sama dengan Yayasan Menembus Batas, sasaran dari aktivitas ini adalah penyandang disabilitas dari segala golongan usia mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa," jelasnya.

“Salah satu upaya mewujudkan Ekonomi Inklusif nan terus kami lakukan adalah dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya melek finansial kepada kalangan pelajar, tanpa terkecuali,” jelas Dipto.

Dalam program ini, Bank Mandiri juga menyediakan beragam jenis produk Tabungan sesuai kebutuhan calon pengguna mulai dari Tabungan NOW, Tabungan Mitra Usaha, hingga Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) bagi penyandang disabilitas nan belum mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sesuai dengan Prinsip ESG

Dipto menyebut bahwa langkah pihaknya menjalankan aktivitas tersebut sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), salah satunya dengan berkedudukan aktif memberikan akses finansial (access to finance) di kalangan pelajar.

"Dengan menggabungkan komitmen inklusi finansial dan penerapan prinsip ESG, Bank Mandiri berambisi dapat memberikan akibat positif bagi masyarakat, terutama para generasi muda di SLB Pangudi Luhur Jakarta," sebutnya.

“Bank Mandiri membujuk seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung inklusi finansial dan mendorong literasi finansial demi menciptakan masa depan nan lebih baik bagi generasi muda Indonesia,” jelas Dipto.

Dirinya pun menegaskan, selain selaras dengan ESG, aktivitas itu juga sejalan dengan target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) agar pelajar di Indonesia mempunyai rekening, sehingga budaya menabung di Lembaga Jasa Keuangan (LJK) umum dapat dilakukan sejak dini.

Sebagai informasi, hingga akhir April 2024 Bank Mandiri mencatat total outstanding rekening tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) lebih dari 680 ribu rekening. Laju perkembangan rekening bagi pengguna alias Simpanan Pelajar (SimPel) pun kian meningkat lantaran sejak awal 2024 hingga akhir April 2024 total kenaikan rekening SimPel di Bank Mandiri mencapai lebih dari 17 ribu rekening.

(*)

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6