Dilantik Jadi Menteri ATR, Ini Koleksi Mobil Mewah AHY

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional alias Menteri ATR/Kepala BPN). AHY menggantikan Hadi Tjahjanto nan juga dilantik Jokowi sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

AHY diambil sumpah kedudukan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada pukul 11.00 WIB. Usai dilantik,  AHY mengungkapkan pesan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nan juga ayahandanya.

"Beliau tentunya berterima kasih lantaran ini momentum Partai Demokrat kembali ke pemerintahan. Selama 9 tahun 4 bulan di luar pemerintahan," kata AHY kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Namun siapa sangka, putra presiden SBY tersebut mengoleksi sejumlah mobil mewah di kandang mobil rumahnya. Bahkan, nilai mobil milik AHY tersebut mencapai miliaran rupiah.

Melansir dari akun YouTube Auto Populer, Kamis (9/7/2020), AHY mempunyai mobil Nissan Navara seharga Rp350 juta. Tak hanya itu, putra dari presiden SBY ini juga mempunyai mobil Toyota Vellfire seharga Rp1,1 miliar. 

Ketiga, AHY juga mempunyai mobil Jeep Rubicon. Mobil tersebut juga menjadi koleksi nan paling mahal nan dijual Rp1,4 miliar.

Reshuffle Kabinet Jokowi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (21/2). Beberapa nama santer bakal masuk ke dalam jejeran kabinet.

Salah satu nama nan dikabarkan bakal segera masuk ke kabinet adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Nama AHY mencuat usai beberapa kali melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana

Kabar tersebut tentu tak mengherankan lantaran nama AHY memang cukup strategis di percaturan politik tanah air.

Selain itu, selama ini Partai Demokrat masuk dalam bagian dari oposisi pemerintah sehingga sosoknya tak banyak disorot.

Namun, komunikasi antara AHY dan Jokowi beberapa waktu terakhir memunculkan rumor bahwa Demokrat bakal masuk ke pemerintahan.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Misi AHY Jadi Menteri ATR/BPN: Beri Kepastian Hukum ke Investor

Presiden Jokowi resmi mengambil sumpah kedudukan dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR/BPN di Istana Negara. AHY saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Pelantikan AHY sebagai Menteri ATR/BPN berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34/P Tahun 2024 tentang Pembehentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Ada perihal priorotas nan disampaikan AHY untuk dikerjakan, salah satunya memberikan kepastian norma mengenai status tata ruang dan pertanahan kepada para investor.

"Kita punya tujuan untuk bsai menghadirkan kepastian norma soal tata ruang, letak dan tanah untuk pembangunan infratruktur. Dengan begitu, maka investasi bakal bergerak," ucap AHY di Istana Negara, Rabu (21/2/2024).Ditegaskannya, dengan masuknya investasi, maka bakal menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Lanjutkan Sertifikat Elektronik

AHY sendiri menyadari, masa kerjanya di kabinet hanya tinggal 8 bulan. Meski demikian, dirinya memastikan bakal bekerja semaksimal mungkin.

"Ada beberapa prioritas, tapi saya meyakinkan 8 bulan bisa dijalankan dengan daya upaya nan saya miliki, seperti sertifikat elektronik, tumpang tindih tanah, termasuk permainan mafia tanah," pungkasnya.

Alasan SBY Tak Hadiri Pelantikan AHY sebagai Menteri ATR/BPN di Istana

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merestui putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berasosiasi dalam Kabinet Indonesia Maju ketua Presiden Joko Widodo sebagai menteri Agraria dan Tata Ruang/kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

"Bapak SBY sudah mendoakan dan memberikan restu untuk Mas AHY dalam menjalankan tugas negara ke depan," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ossy Dermawan di Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Ossy, nan juga sekretaris pribadi SBY itu, menyampaikan bahwa AHY berjumpa SBY, Selasa malam (20/2), di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memohon angan restu untuk perjalanannya ke depan dalam mengemban amanah sebagai menteri ATR/kepala BPN.

Ossy mengatakan SBY, nan juga ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, tidak menghadiri pelantikan putra sulungnya sebagai menteri ATR/BPN, lantaran baru tiba di kediamannya di Cikeas usai kunjungan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Bapak SBY sendiri tidak datang dalam pelantikan hari ini lantaran baru saja tiba di Cikeas,” tambah Ossy.

Sinyal Demokrat

Pelantikan AHY itu memberi sinyal berakhirnya posisi Partai Demokrat sebagai oposisi pemerintahan Jokowi selama nyaris 10 tahun.

Sejak Jokowi menjabat sebagai presiden pada periode 2014-2019 dan 2019-2024, Demokrat kerap menegaskan posisinya sebagai partai oposisi pemerintah.

Namun, situasi politik pada Pemilu 2024 menempatkan Partai Demokrat berada dalam gerbong nan sama dengan Jokowi melalui Koalisi Indonesia Maju.

Hal itu menjadi pertimbangan bagi Demokrat untuk mendukung pemerintahan Presiden Jokowi-Wapres Ma’ruf Amin pada tahun terakhir kepemimpinan mereka nan tersisa kurang lebih delapan bulan.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6