Cetak Rekor Laba, Raksasa Barang Mewah Hermes Bakal Tebar Bonus untuk 22 Ribu Karyawan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Raksasa peralatan mewah Prancis, Hermes membukukan rekor penjualan dan untung nan dilaporkan pada 9 Februari 2024. Dengan keahlian finansial tersebut, Hermes berencana memberikan bingkisan kepada seluruh tenaga kerja di bumi seiring pertumbuhan nan kuat di setiap wilayah pada 2023.

Dikutip dari Channel News Asia, ditulis Minggu (11/2/2024), Hermes melaporkan untung nan lebih baik dari prediksi sebesar 4,3 miliar euro (USD 4,6 miliar) alias sekitar Rp 72,49 triliun (asumsi kurs satu euro terhadap rupiah di kisaran 16.858).

Laba Hermes naik 28 persen dari 2022 berkah lonjakan penjualan. Hermes mencatat penjualan naik 16 persen menjadi 13,4 miliar euro alias sekitar Rp 225,89 triliun.

“Pada 2023, Hermes sekali lagi mengembangkan keunikannya dan mencapai keahlian luar biasa di semua upaya dan di semua wilayah dengan pedoman nan tinggi,” ujar Executive Chairman Hermes, Axel Dumas.

Hermes menyampaikan 22.000 karyawannya di seluruh bumi bakal mendapatkan bonus 4.000 euro alias USD 4.300 pada awal 2024. Jumlah itu setara Rp 67,43 juta.

Pembagian bingkisan tersebut untuk membagikan hasil pertumbuhan dengan semua orang nan berkontribu setiap hari. Hermes juga bakal mengusulkan kenaikan dividen bagi pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang pada April. Dividen nan diusulkan menjadi 15 euro per saham, naik dari 13 euro pada 2022.

"Selain itu, dividen luar biasa sebesar 10 euro per saham bakal diusulkan ke rapat umum. Ini menunjukkan kepercayaan diri untuk tahun depan,” ujar Dumas.

Saham Hermes naik lebih dari empat persen menjadi 2.168 euro pada Jumat pagi di bursa saham Paris. Dengan kenaikan tersebut, kapitalisasi pasar Hermes melampaui raksasa kosmetik L’Oreal.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tunjukkan Percaya Diri

Harga saham L’Oreal turun lebih dari 7 persen menjadi 420 euro alias sekitar Rp 7,08 juta setelah membukukan keahlian finansial lebih rendah dari perkiraan pada kuartal IV.

Saham LVMH, grup peralatan mewah terbesar di bumi turun 0,3 persen menjadi 802 euro meski mereka juga melaporkan rekor pendapatan tahunan pada bulan lalu.

Saham pemilik Gucci, Kering naik 0,7 persen menjadi 412 euro sehari setelah melaporkan penurunan laba.

Hermes menyebutkan, penjualannya meningkat 14,5 persen di Jepang dan 12,9 persen di Asia Pasifik tahun lalu. Grup tersebut membuka gerai ke-33 di China, pasar utama bagi merek-merek mewah.

Jepang dan Asia-Pasifik bersama-sama merupakan pasar terbesar bagi Hermes, dengan total penjualan sebesar 7,5 miliar euro.

Penjualan meningkat 19 persen menjadi 3 miliar euro di Eropa dan 17,1 persen menjadi 2,5 miliar euro di Amerika Serikat.

“Hermes menjadi salah satu perusahaan nan mengkonfirmasi kebangkitan momentum konsumen Amerika Serikat, didukung kembalinya kepercayaan diri dan inflasi nan lebih rendah,” ujar Analis Bernstein Luca Solca.

Dalam prospek 2024, Hermes mengatakan, dalam jangka menengah meski terdapat ketidakpastian ekonomi, geopolitik, dan moneter di seluruh dunia, grup ini menegaskan tujuan ambisius untuk pertumbuhan pendapatan.

Hermes Jual Amplop Kertas Seharga Rp1,9 Juta, Terbuat dari Sutra dan Bisa Digunakan Lagi

Sebelumnya dikutip dari Kanal Lifestyle Liputan6.com, Hermes tengah jadi perbincangan hangat di jagat maya. Rumah mode mewah asal Prancis tersebut menjual sampulsurat kertas seharga sekitar 125 dolar AS alias setara Rp1,9 juta.

Dikutip dari New York Post, Kamis, 4 Januari 2024, brand mewah ini menawarkan beragam perangkat tulis dengan nilai nan bikin mengolo. Amplop kertas Hermes oranye A5 mempunyai dimensi P 21 x L 14,8 cm.

Amplop tersebut terbuat dari sutra. Disebutkan pula dalam keterangan di lamannya, sampulsurat nan dibuat di Prancis ini reusable atau dapat digunakan kembali.

"Kenang-kenangan ini bisa dikirimkan sebagai undangan spesial alias apalagi surat cinta. Membuat momen spesial menjadi kenangan nan lebih indah," demikian bunyi penjelasan di situs Hermès UK.

Amplop ini berada di menu "Petit H" dalam laman resmi Hermes. Sebanyak 154 item ada dijual di menu tersebut, sebut saja compact mirror yang dijual seharga 1.780 pound sterling (Rp35 jutaan), photo album MM seharga 780 pound sterling (Rp15,3 juta), hingga band-aid accessory seharga 135 pound sterling (Rp2,6 juta).

Sementara, Hermes terkenal dengan tas ikonis, Birkin. Tas ini terinspirasi dari aktris sekaligus penyanyi berdarah Inggris Jane Birkin nan meninggal bumi pada 16 Juli 2023.

Perjalanan mode Jane Birkin semasa hidup hingga menginspirasi tas Hermes Birkin pun banyak menjadi sorotan khalayak luas.

Dikutip dari The New York Times, Senin, 17 Juli 2023, Jane Birkin pada awal ketenarannya sebagai muse dan consort seniman musik Serge Gainsbourg selalu mengenakan busana nan cocok.

Jane Birkin Jadi Inspirasi Pembuatan Tas Hermes Ikonis

"Ia memberikan contoh style untuk generasi perempuan," kata desainer Anna Sui pada Minggu, 16 Juli 2023.

Beberapa item nan dikenakan kala itu, meliputi T-shirt nan menyusut, jeans cutoff, dan espadrilles yang disukainya.Ada pula gaun babydoll dengan elan nan lebih besar hingga sweater Breton bergaris nan dia bantu memopulerkannya.

Ada busana nan dirajut dengan kembang aster tembus pandang nan pernah Jane kenakan ke gala serikat seni Prancis, busana nan garis lehernya nan menjuntai secara strategis, jika nyaris, diikat dengan bros. Ada poni tak rata nan dia pertahankan sepanjang hidupnya.

"Gayanya sangat berbeda dari style Amerika," kata Sui, dan memperkenalkan "sesuatu nan baru dalam kosa kata mode kami."

"Tampilan Inggris nan sedikit kusut tetapi menyatu dengan kode Prancis klasik," katanya.

Sebelum jadi inspirasi tas Hermes, Jane sering difoto membawa keranjang pasar jerami nan penuh dengan riasan, kunci, dan beragam perlengkapan. "Saya terkenal lantaran membawa keranjang," jelasnya dalam wawancara pada 2018 di YouTube. "Jadi saya jelas tahu wanita suka mempunyai banyak peralatan di tas tangan mereka."

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6