CEO Binance Changpeng Zhao Mundur Usai Dinyatakan Bersalah karena Kasus Pencucian Uang

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - CEO Binance Changpeng Zhao mundur dari jabatannya setelah dinyatakan bersalah lantaran kasus pencucian uang. Mengutip BBC, Rabu (22/11/2023), melalui platform X namalain Twitter, Changpeng Zhao mengaku dia membikin kesalahan dan mau bertanggung jawab.

"Saya membikin kesalahan dan saya kudu bertanggung jawab. Ini merupakan perihal nan terbaik bagi organisasi kami, bagi Binance, dan diri saya sendiri," kata Zhao melalui X, seperti dikutip dari BBC.

Sekadar informasi, Binance merupakan salah satu platform jual beli aset mata uang digital terbesar di bumi nan terdaftar di Kepulauan Cayman.

Laporan BBC menyebut, Departemen Kehakiman AS mengharuskan Binance untuk bayar hukuman denda dan penyitaan sebesar USD 4,3 miliar. Departemen Kehakiman menyebut, Binance membantu pengguna menghindari hukuman di seluruh dunia.

"Binance memungkinkan terjadinya nyaris USD 900 juta dalam transaksi antara pengguna AS dan Iran, serta memfasilitasi jutaan dolar dalam transaksi antara pengguna di AS dan pengguna di Suriah, serta wilayah Krimea nan diduduki Rusia, Donetsk, dan Luhansk," kata jubir Departemen Kehakiman AS.

Departemen Kehakiman AS juga menyebut, Binance memudahkan pelaku kejahatan dan teroris untuk mentransfer uang.

"Antara Agustus 2017 dan April 2022, terjadi transfer langsung sekitar USD 106 juta dalam corak Bitcoin ke dompet Binance.com dari Hydra. Hydra merupakan pasar gelap Rusia nan terkenal dan sering dipakai para pelaku kejahatan untuk memfasilitasi penjualan peralatan dan jasa ilegal," kata Departemen Kehakiman AS.

Karena argumen ini, platform jual beli kripto Binance wajib melaporkan aktivitas nan mencurigakan kepada otoritas federal.

Mata duit mata uang digital tetap kontroversial bagi penanammodal Muslim, dan dianggap legal sebagian mahir fikih, termasuk di Bahrain dan AS, tapi haram di Indonesia. Bitcoin dan semacamnya sempat menjadi investasi menggiurkan selama pandemi, meski rupanya sekarang ba...

Sumber Teknologi LP6
Teknologi LP6