Apple Vision Pro Melalang Buana ke Negara dan Wilayah Baru, Pre-order Dibuka Mulai 14 Juni!

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Apple Vision Pro akhirnya "keluar kandang" sejak diumumkan Juni 2023, dengan rilis ke lebih banyak negara dan wilayah mulai 28 Juni.

Setelah peluncuran pertama Apple Vision Pro nan sukses di Amerika Serikat Juni tahun lalu, raksasa teknolgi tersebut siap menyapa pengguna di beragam bagian dunia.

Mengutip keterangan resmi perusahaan, Selasa (11/6/2024), pre-order Apple Vision Pro mulai tersedia di China, Hong Kong, Jepang, dan Singapura mulai Jumat ini, 14 Juni dan tersedia di toko retail pada 28 Juni.

Bagi Apple fanboy di Autralia, Kanada, Prancis, Jerman, dan Inggris, perusahana baru buka pre-order mulai Jumat, 28 Juni. Kelima negara ini baru bakal menjual headset milik Apple pada 12 Juli 2024.

"Antusiasme terhadap Apple Vision Pro sungguh luar biasa, dan kami sangat ceria dapat memperkenalkan keajaiban komputasi spasial kepada lebih banyak pengguna di seluruh dunia," kata Tim Cook, CEO Apple.

"Kami tidak sabar menunggu lebih banyak orang memandang perihal tidak mungkin menjadi mungkin, baik saat bekerja dan bekerja-sama dengan kanvas aplikasi tanpa batas, mengingat kembali memori berbobot dalam tiga dimensi, menonton aktivitas TV dan movie di bioskop pribadi nan unik, alias menikmati pengalaman spasial baru nan menantang imajinasi."

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Daftar Game dan Aplikasi dukung Apple Vision Pro

 Apple)</p>

Kini, App Store menghadirkan lebih dari 2.000 aplikasi didesain untuk Apple Vision Pro; lebih dari 1,5 juta aplikasi iOS dan iPadOS nan kompatibel.

Tak hanya itu, banyak lagi aplikasi di Mac menggunakan Tampilan Virtual Mac nan bekerja berdampingan secara lancar.

Kemampuan unik Vision Pro, dipadukan dengan aplikasi nan dibuat oleh organisasi developer Apple di seluruh dunia, menjadikannya perangkat nan sangat serbaguna bagi pengguna.

Apple Vision Pro menggunakan visionOS, sistem operasi spasial pertama di dunia. Menurut Apple, perangkat ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan konten digital, dengan langkah nan terasa seperti datang secara fisik.

Vision Pro menampilkan sistem tampilan beresolusi tinggi mengemas 23 juta piksel dalam dua layar, serta menggunakan silikon Apple khusus.

Apple menyematkan prosesor M2 nan kuat memastikan performa nan sigap dan responsif, apalagi untuk aplikasi nan paling menuntut sekalipun.

Apa Saja Fitur di Apple Vision Pro?

Apple Vision Pro (Apple)

Apple Vision Pro juga menawarkan fitur-fitur canggih lainnya, seperti audio spasial untuk pengalaman bunyi nan mendalam, serta kreasi ergonomis nan nyaman digunakan dalam jangka waktu lama.

Agar tidak terisolasi dari orang lain, headset bakal menampilkan mata pengguna dengan sistem EyeSight. Jika memakai mode VR penuh, layar nan bercahaya bakal mengaburkannya, mengisyaratkan pengguna sedang tidak tersedia.

Perangkat ini juga dapat menciptakan "persona" digital, nan sebenarnya adalah avatar hiperrealistik, dengan memindai wajah pengguna.

Vision Pro memakai video passthrough, nan memungkinkan pengguna memandang bumi nyata secara full color, tetapi dia dapat memproyeksikan objek 3D ke ruang nyata, termasuk menarik objek dari utas pesan ke bumi nyata.

Kemampuan lainnya, saat bicara dengan orang dari jarak jauh, pengguna bisa memakai audio spasial untuk melakukan beragam perihal seperti mengatur peserta FaceTime dalam video tiles di sekitar ruangan.

Pengguna juga bisa menghidupkan lagi video 180 derajat dengan kamera 3D saat berada di dalam headset. Apple pun menjanjikan bakal memboyong konten TV dan Arcade di headset, termasuk konten-konten dari Disney.

Seperti Apa Fitur Keamanan Apple Vision Pro?

Apple Vision Pro (Apple)

Apple juga menyatakan headset ini bakal menjamin keamanan dan privasi penggunanya. Kunci Apple Vision Pro dapat dibuka dengan sistem autentikasi iris mata pengguna Optic ID.

Di sini, sistem menganalisa iris mata pengguna di bawah beberapa paparan lampu LED tak terlihat, lampau membandingkannya dengan Optic ID terdaftar nan dilindungi oleh Secure Enclave.

Data Optic ID pengguna bakal dienkripsi sepenuhnya, tidak dapat diakses oleh aplikasi, serta tidak disimpan di server Apple dan hanya ada di perangkat pengguna.

Pengguna headset bakal tetap terlindungi privasinya saat memakai Apple Vision Pro, lantaran pencarian mata tidak dibagikan dengan Apple, aplikasi pihak ketiga, alias situs web.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Teknologi LP6
Teknologi LP6