Akhir Drama? – Sam Altman Resmi Kembali Ke OpenAI Sebagai CEO

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Kabar lanjutan mengenai drama OpenAI dengan Sam Altman nan cukup membikin guncangan pada perusahaan, dimana setelah sebelumnya ada berita bahwa jika Altman tidak kembali ke posisi CEO, separuh dari Karyawan OpenAI bakal mundur dari posisi mereka dan bakal ikut berasosiasi ke Microsoft berbareng Altman dan Greg Brockman.

Nah mengenai perihal tersebut, Sam Altman tampaknya bakal kembali sebagai CEO OpenAI setelah perselisihannya dengan majelis dewan selesai, dimana hari ini OpenAI mengumumkan bahwa mereka telah mencapai “kesepakatan prinsip” bagi Altman untuk melanjutkan perannya sebagai CEO berbareng majelis sementara nan baru.

Dewan sementara baru ini mencakup Bret Taylor (ketua), Larry Summers, dan Adam D’Angelo nan selanjutnya bakal menunjuk majelis baru nan bakal diperluas hingga 9 personil untuk membantu membangun kembali tata kelola di OpenAI.

Nah dari majelis (sementara) ini, menariknya Adam D’Angelo adalah salah satu dari personil majelis dewan lama nan memecat Sam Altman berbarengan dengan Helen Toner, Tasha McCauley dan Ilya Sutskever nan sekarang telah meninggalkan posisinya sebagai majelis direksi.

Lalu gimana kondisi terkini dari OpenAI?, sayangnya tetap banyak nan belum diketahui, namun harusnya drama ini telah berhujung dengan kembalinya Sam Altman sebagai CEO dan digantinya majelis dewan lama nan bakal diperluas hingga 9 personil kedepannya.

Nah mari kita lihat saja gimana kondisi kedepannya bakal seperti apa, namun nan pasti, OpenAI bakal berupaya memberikan teknologi AI nan makin baik kedepannya, terlebih ada cukup banyak penanammodal besar nan menginvestasikan sejumlah biaya mereka ke perusahaan ini.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : The Verge

Written by

Gylang Satria

Pengguna Windows 11, Elementary OS, dan Iphone SE 2020. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan & jangan lupa beli kitab saya di Google Play Book

Post navigation

Previous Post

Sumber Teknologi WinPort
Teknologi WinPort