Ada Usulan 4 Hari Kerja Seminggu, Perusahaan Harus Sesuaikan SOP

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sistem kerja 4 hari dalam seminggu tengah menjadi perbincangan luas di antara masyarakat. Usulan itu disampaikan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengusulkan pemberlakuan sistem kerja 4 hari alias 3 hari libur dalam seminggu.

Usulan itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi. Menurutnya, sistem tersebut bisa mendongkrak produktivitas para pekerja, dan bisa diuji coba di wilayah Jabodetabek.

"Bagaimana jika perihal serupa juga diterapkan di Jakarta, dan Bodetabek?" kata Tulus, merujuk pada sistem 4 hari kerja di Jerman, dikutip Senin (12/2/2024).

Tulus menilai, penambahan waktu libur kerja 1 hari itu juga bakal turut berkontribusi terhadap nomor penyebaran polusi di Jabodetabek.

Penyesuaian Target Kerja

Seorang karyawan perusahaan swasta di area SCBD, Jakarta Selatan ialah Nala (27) mengungkapkan bahwa sistem 4 hari kerja dapat memberikan efektivitas nan cukup baik pada aktivitasnya ketika bekerja.

Tetapi di sisi lain, kebijakan itu juga berpotensi memperketat pemisah waktu penyelesaian pekerjaannya.

Hal itu lantaran tugas Nala sebagai tenaga kerja di bagian Human Resource alias HR, di mana sudah ada ketentuan mengenai pemisah waktu perekrutan tenaga kerja baru di tempatnya bekerja.

“Kalau buat efektivitas secara personal, ( sistem 4 hari kerja) sepertinya bakal lebih efektif untuk saya. Karena bakal ada banyak waktu istirahat, dan tidak bakal jenuh ketika. kerja dan lebih fokus. Tapi dalam beberapa perihal jadinya bakal memperpanjang proses pekerjaan saya,” ungkapnya kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin (12/2/2024).

“Dengan pekerjaan saya sekarang sebagai HR, saya diberi waktu 5 hari melakukan interview, memproses lamaran, hingga offering para pelamar kerja. Tapi jika usulan 4 hari kerja diberlakukan, berfaedah dari sasaran (bulanan) nan diberlakukan 20 hari kerja jadi menurun ke 18 hari kerja,” jelas Nala.

“Yang tadinya bisa dibagi per hari kemudian pekerjaan tiap harinya kudu lebih kebut dan padat,” tambah dia.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6