3 Syarat Harus Dipenuhi Jika TikTok Shop Kembali Buka di Indonesia

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia terbuka dengan investasi termasuk ekonomi digital tetapi kudu mematuhi patokan di Tanah Air. Seiring perihal itu, lapak daring TikTok Shop kudu memenuhi tiga syarat jika mau buka lagi di Indonesia agar mendukung suasana sehat terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Syarat pertama, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menuturkan, TikTok Shop kudu terpisah antara media sosial dan shop. Layanan itu tidak boleh dalam satu platform.Kedua, kanal digital dari China itu haris ikuti izin perdagangan di Indonesia.

"Ketiga, kudu mengikuti standardisasi produk untuk menjamin perlindungan konsumen, misalnya dijual murah namun kualitas rendah,” ujar dia seperti dikutip dari Antara, ditulis Rabu (22/11/2023).

Syarat itu diberikan agar melindungi lapak daring dalam negeri, industri, UMKM dan konsumen.Di sela Rapat Koordinasi Nasional Pemanfaatkan Hasil Pendataan Koperasi dan UMKM 2022 di Nusa Dua, Bali, Teten menuturkan, skema nan dilakukan platform digital itu sehingga produk nan dijual dengan nilai miring.

Teten menuturkan, pelaku upaya di China tetap berproduksi untuk menciptakan lapangan kerja meski pertumbuhan ekonomi negara itu sedang menurun. Hal itu menyebabkan peralatan kebutuhan sehari-hari dijual salah satunya ke Indonesia dengan nilai murah, dan oleh TikTok disubsidi kembali sehingga nilai peralatan nan dijual di bawah nilai pasar.

“Itu tidak mungkin bisa bersaing. Indusri fesyen, konveksi nan banyak menyerap tenaga kerja, banyak mengeluhkan itu,” ujar dia.

TikTok Shop di Indonesia Tutup pada 4 Oktober 2023

Sebelumnya, TikTok Indonesia menyebut mulai Rabu, 4 Oktober 2023 pukul 17.00 WIB menutup jasa TikTok Shop nan diumumkan melalui ruang buletin di laman resminya pada Selasa, 3 Oktober 2023. TikTok mengatakan, pihaknya menghormati dan mematuhi peraturan serta norma nan bertindak di Indonesia.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengesahkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 nan mengatur platform sosial commerce hanya memfasilitas promosi peralatan alias jasa dan dilarang menyediakan transaksi pembayaran.

Peraturan itu juga menetapkan nilai minimum sebesar 100 dolar AS per unit untuk peralatan jadi asal luar negeri nan langsung dijual oleh pedagang ke Indonesia melalui platform e-commerce lintas negara. Aturan ini dibuat untuk melindungi pelaku UMKM nan berasas info Kementerian Koperasi dan UKM sebanyak 67 juta pelaku.

Berbeda dengan Indonesia, Filipina Ingin TikTok Bantu Penjual Lokal Promosikan Produk

Sebelumnya diberitakan, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah meminta TikTok Inc untuk membantu toko-toko mini mempromosikan produknya kepada jutaan pengguna platform media sosial tersebut.

Dikutip dari laman The Star, ditulis Selasa (21/11/2023), Ferdinand Marcos Jr ingin TikTok melatih penjual lokal, terutama nan berada di wilayah pedesaan untuk memasarkan produknya. Demikian berasas pernyataannya usai berjumpa dengan Chief Executive Officer TikTok Chew Zi Shou di San Francisco, Amerika Serikat.

"Kami punya banyak produk di Vietnam, Indonesia dan Malaysia. Berikan platform untuk menjualnya di seluruh negeri dan ekspor ke seluruh dunia. Itu rencananya," ujar Chew dalam pernyataannya.

Dimiliki ByteDance Ltd nan berbasis di Beijing, China, TikTok pada April 2022 meluncurkan platform shopping TikTok Shop nan telah muncul sebagai ancaman bagi pemain e-commerce antara lain nan Lazada didukung Alibaba dan Shopee nan didukung Sea Ltd.

Platfom tersebut hadapi reaksi kurang baik di pasar Asia Tenggara termasuk dengan ada kehadiran TikTok Shop. Indonesia menerapkan peraturan pembatasan. Di Malaysia mendesak platform tersebut untuk melakukan lebih banyak dalam mengekang buletin palsu.

"Ada pedoman untuk menjaga masyarakat dan menjaga platform tetap aman. TikTok mempunyai tim untuk memoderasi konten,” ujar Chew.

Marcos menuturkan, susah untuk membedakan antara opini nan kuat dan apa nan dianggap sebagai buletin palsu. "Tetapi hanya perbedaan pendapat dan langkah mereka mengekspresikannya nan terkadang sangat susah untuk menentukan mana nan berlebihan dan mana nan bisa diterima,” ujar Marcos dikutip dari laman CNN.

TikTok Tingkatkan Popularitas Ferdinand Marcos Jr

"TikTok, sejak awal, hanyalah sebuah platform nan sangat ringan, tapi kemudian lantaran popularitasnya, misalnya, untuk orang seperti saya nan berkecimpung dalam politik, jika Anda berbincang 50 juta orang, saya kudu menjadi bagiannya,” dia menambahkan.

TikTok dikenalkan di Filipina pada Mei 2017, sedangkan TikTok Shop diluncurkan pada April 2022. TikTok menyatakan, pihaknya memandang Asia Tenggara sebagai pasar terbesar di luar Amerika Serikat, dengan 325 juta pengguna aktif bulanan.

Adapun Ferdinand Marcos Jr nan terpilih sebagai Presiden Filipina pada Mei 2022 setelah menjalankan kampanye di mana platform media sosial termasuk TikTok semakin meningkatkan ketenaran pada saat ketergantungan pada opini nan disampaikan melalui ponsel pandai semakin meningkat akibat pandemi COVID-19.

Lebih dari dua pertiga masyarakat Filipina mempunyai akses internet dan lebih aktif di media sosial dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya, menurut We Are Social dan Hootsuite.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber Bisnis LP6
Bisnis LP6
↑